Suara.com - Sakit adalah hal yang paling dihindari banyak orang, apalagi sakit yang belum ada obatnya seperti Covid-19.
Tapi bagaimana jika Anda baru dinyatakan positif Covid-19? Apa langkah pertama yang harus dilakukan?
Lebih dari 80 persen gejala Covid-19 saat ini cenderung ringan hingga sedang, bahkan tidak bergejala.
Meski begitu, 5 hal ini tetap harus Anda lakukan sesaat setelah terdiagnosis postif Covid-19, mengutip Times of India, Rabu (21/10/2020).
1. Berkonsultasi dengan dokter lewat telemedicine
Ini adalah langkah utama dan paling awal yang harus Anda lakukan, untuk mendapatkan saran lebih lanjut.
Biasanya dokter akan merekomendasikan obat atau vitamin yang harus dikonsumsi, ditambah perubahan pola makan seimbang agar imunitas tubuh kuat melawan virus corona penyebab sakit Covid-19.
Namun bila Anda punya penyakit komorbid seperti jantung, hipertensi atau diabetes, segeralah cari pengobatan dan beritahu pihak medis.
2. Mengisolasi diri
Baca Juga: Bawa Ormas dan Duduki RS, Keluarga Jemput Paksa Pasien Corona di Cengkareng
Jika Anda positif tapi gejala ringan atau bahkan tanpa gejala, biasanya Anda akan diminta mengisolasi diri terpisah dari anggota keluarga lain, sehingga tidak menularkan.
Pastikan menjalani isolasi mandiri di ruangan dengan ventilasi yang baik, ditambah kamar mandi dan peralatan makan sendiri tidak bercampur.
3. Tetapkan satu orang yang melayani
Ini juga dilakukan untuk menurunkan risiko penularan, satu orang yang menjaga dan melayani kebutuhanmu bukan berganti orang, akan memudahkan tim medis untuk melakukan tracking apabila orang itu ikut tertular.
Ditambah orang tersebut akan benar benar mengerti tahapan menjaga pasien Covid-19.
Pastikan orang ini memiliki sistem imun yang baik, biasanya anak muda, sehat dan tidak punya penyakit komorbid yang membuat mereka rentan.
4. Perhatikan perawatan dan pengobatan
Ini akan sangat bergantung pada kondisi dan gejala yang dialami Anda.
Tanpa gejala, gejala ringan, sedang hingga berat tentu akan mendapat penanganan dan pengobatan yang berbeda.
Jika perlu di ruangan isolasi mandiri, harus tersedia oksimeter untuk memeriksa kadar oksigen dalam darah, termasuk juga alat pemeriksa tekanan darah dan glukometer untuk memeriksa kadar gula dalam darah.
Jika ketika alat ukur ini menunjukkalan angka di atas batas normal segeralah minta bantuan tim medis, atau kontrol kembali kadar oksigen,tekanan darah, dan gula darah dengan mengonsumsi obat.
5. Perhatikan gejala yang harus diwaspadai
Biasanya meliputi sesak napas, hingga badan lemas. Perhatikan betul bagaimana kondisi tubuh saat isolasi mandiri selama dua minggu terakhir.
Para ahli mengatakan biasanya gejala akan terlihat 5 hingga 10 hari setelah terinfeksi.
Pada hari ke-8 atau ke-9, waktu di mana tubuh bekerja sangat keras untuk melawan virus dan dampaknya terjadilah badai sitokin yang bisa berakibat fatal, atau sebaliknya tubuh akan bertahan dan selamat.
Berita Terkait
-
Breakingnews! Pemain Keturunan Brasil Positif COVID-19
-
Gara-Gara Kabar Perceraian Sherina Munaf dan Baskara Mehendra, Istilah Lavender Marriage Trending
-
Atalia Praratya Positif COVID-19, Ridwan Kamil Lolos dari Penularan?
-
Sempat Antar Suami Daftar Pilgub Jakarta Lalu Batuk Pilek, Atalia Positif Covid-19, Ridwan Kamil Minta Doa
-
Bikin Pangling saat Pakai Kebaya, Amel Carla Dibilang Mirip Krisdayanti sampai Angela Gilsha
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang