Suara.com - Ikan bandeng merupakan salah satu ikan populer di Indonesia. Bahkan, ikan bandeng juga kerap diolah menjadi beragam jenis pangan olahan berbasis ikan, misalnya otak-otak. Namun, tahukah Anda ikan bandeng ternyata dapat memberikan segudang manfaat untuk MPASI bayi?
Ikan bandeng mengandung berbagai jenis lemak sehat, protein, fosfor, kalium, kalsium, zat besi, dan beberapa vitamin, seperti vitamin A, B1, dan B12. Dan yang paling menonjol, ikan bandeng mengandung banyak omega-3 yang bermanfaat untuk kecerdasan otak anak. Tak heran jika ikan bandeng sangat pas diolah menjadi MPASI.
Tetapi, mengolah ikan bandeng memang perlu perhatian khusus, lantaran ikan ini memiliki banyak duri dan beberapa di antaranya berukuran halus dan kecil. Itu sebabnya, orangtua perlu lebih teliti membersihkannya. Pastikan ikan yang diberikan kepada bayi sudah terbebas dari duri.
Nah, berikut Suara.com rangkum dari Alodokter beragam manfaat ikan bandeng untuk MPASI. Ini dia:
1. Mencerdaskan otak
Ikan bandeng mengandung banyak omega-3, yaitu asam lemak esensial yang tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh. Tercukupinya kebutuhan asam lemak omega-3 dipercaya dapat memberikan efek yang baik untuk tumbuh kembang otak dan kecerdasan anak.
2. Menjaga kinerja fungsi saraf
Ikan bandeng merupakan sumber vitamin B1 atau tiamin, yakni vitamin yang berperan penting dalam menjaga fungsi sistem saraf, mencerna karbohidrat, dan melancarkan pencernaan. Kekurangan vitamin ini pada anak bisa menyebabkan ia mengalami gangguan saraf dan penyakit beri-beri.
3. Merawat kesehatan tulang dan gigi
Kandungan kalsium, magnesium, dan fosfor pada ikan bandeng dapat membantu memenuhi kebutuhan anak akan mineral ini. Kandungan mineral di atas juga penting untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi anak, serta menurunkan risiko anak mengalami rakitis dan kerusakan tulang di kemudian hari.
4. Menjaga daya tahan tubuh
Kandungan vitamin A, zat besi, dan protein pada ikan bandeng memiliki peran dalam menguatkan daya tahan tubuh anak. Selain itu, protein juga dibutuhkan untuk memperbaiki jaringan tubuh yang rusak serta membuat komponen imunitas untuk melawan infeksi virus dan bakteri.
Jika ikan bandeng diolah dengan dipresto, manfaat yang didapatkan bisa lebih banyak. Beberapa bandeng presto diolah tanpa membuang sisiknya. Nah, sisik ikan bandeng dipercaya mengandung antioksidan dan kolagen yang bisa melindungi sel-sel tubuh anak dari kerusakan akibat radikal bebas.
Baca Juga: Ibu Ingin Masak MPASI Enak dan Bergizi? Kuncinya di Karbohidrat dan Protein
Terlebih di tengah pandemi seperti saat ini, memiliki daya tahan tubuh yang kuat sangat penting bagi anak agar ia tidak mudah tertular virus corona dan penyakit lainnya.
5. Menurunkan kadar kolesterol
Walau sering menyerang orang dewasa, penyakit kolesterol tinggi juga bisa dialami anak-anak. Hal tersebut sangat mungkin terjadi bila mereka terlalu sering mengonsumsi makanan tidak sehat, seperti gorengan dan makanan cepat saji.
Selain untuk mencerdaskan otak anak, kandungan omega-3 pada ikan bandeng pun bermanfaat untuk mengendalikan kadar kolesterol dan lemak dalam darahnya. Kandungan protein dalam ikan bandeng juga dapat membuat anak kenyang lebih lama sehingga mengurangi keinginan makan camilan tidak sehat.
6. Mencegah anemia
Kandungan vitamin B12 dan asam folat pada ikan bandeng memiliki fungsi penting dalam pembentukan sel darah merah. Dengan mencukupi nutrisi ini, anak bisa terhindar dari anemia. Kondisi ini sangat penting dihindari karena bisa membuat anak menjadi lesu, lemah, dan kehilangan nafsu makan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!