Suara.com - Beberapa orang berhubungan seks untuk mengeluarkan tenaga saat merasa stres. Beberapa melakukannya untuk merasa lebih terhubung secara emosional dengan pasangannya.
Intinya, setiap orang berkeinginan melakukan hubungan seks karena alasan yang berbeda dan memiliki defisini tak sama.
Vanessa Marin, seorang terapis seks pun mencoba mengidentifikasi "tipe kepribadian" seksual yang berbeda-beda dari kliennya selama 15 tahun terakhir.
"Sama pentingnya bagi kita untuk memahami apa yang kita cari dalam pasangan dan suatu hubungan, kita perlu tahu apa yang kita cari dari kehidupan seks kita," kata Vanessa Marin dikutip dari Huffington Post.
Vanessa Marin pun menyebutkan ada 11 jenis kepribadian seks setiap orang yang berbeda-beda, lima di antaranya berikut ini:
1. Dekompresor
Seseorang dengan tipe kepribadian ini memandang seks sebagai pereda stres. Anda akan menikmati pelepasan fisik dan mental melalui orgasme. Hubungan seks ini juga membantu Anda lebih mudah tertidur di malam hari.
"Seks adalah caranya mengeluarkan tenaga dan melepas lelah," jelas Vanessa.
2. Penjelajah
Baca Juga: Ilmuwan Oxford Buat Alat Tes Virus Corona Canggih, Hasilnya Hanya 5 Menit!
Bagi Anda, seks adalah tantangan mencoba hal-hal baru, bersenang-senang dan tidak terlalu serius. Anda hanya ingin tahu secara seksual, ingin belajar dan selalu mendambakan hal baru.
"Anda terbuka untuk mencoba sesuatu, meski Anda tidak yakin akan menyukainya," jelasnya.
3. Pedagang adil
Orang dengan tipe kepribadian ini sangat senang bila pasangan bisa memuaskan nafsu seksualnya dengan antusias. Sebaliknya, ia juga akan senang hati memberikan hal yang sama pada pasangan.
"Anda ingin tahu bahwa pasangan menikmati dan memberi sebanyak yang Anda beri dan nikmati, pun sebaliknya," katanya.
Seseorang dengan tipe ini akan merasa kesal bila pasangan tidak begitu menyukainya atau tidak antusias ketika berhubungan seks.
4. Pemberi
Seks adalah anugerah atau kebahagiaan untuk dibagikan kepada pasangan bagi orang dengan tipe kepribadian ini. Anda mungkin tidak akan suka jika hanya menerima kenikmatan, tapi tidak membalasnya dengan hal sama.
"Pengalaman seksual pasangan mungkin sama pentingnya dengan pengalaman Anda sendiri. Pengalaman seksual yang selaras akan membuat Anda senang," jelasnya.
5. Pelindung
Merasa aman dengan pasangan seksual adalah hal yang paling penting. Karena, Anda mungkin pernah mengalami trauma seksual di masa lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia