Suara.com - Tanda pubertas pada anak laki-laki menjadi berita kesehatan menarik paling banyak dibaca hari ini, Senin (26/10/2020).
Ada juga pendapat pakar tentang vaksin Covid-19 di Indonesia dan dampak virus Corona pada iq.
Simak berita kesehatan dari Suara.com lainnya berikut ini.
1. Inilah Tanda Pubertas Pada Anak Lelaki
Tanda pubertas pada anak lelaki mungkin lebih sulit terlihat daripada terhadap anak perempuan. Usia pubertas anak lelaki juga umumnya lebih lambat dari anak perempuan. Dokter spesialis anak dr. Aditya Suryansyah Sp.A(K) menjelaskan bahwa usia puber anak perempuan antara usia 8-13 tahun, sedangkan anak laki-laki pada 9-14 tahun.
"Kalau anak perempuan puber terlihat dari tanda pembesaran payudara. Kalau lelaki pembesaran volume testis, tapi itu agak susah (memastikan)," kata Aditya saat siaran langsung bersama Instagram @dokteranakku_id, Minggu (25/10/2020).
2. Pakar Minta Pemerintah Jangan Buru-buru Vaksinasi Covid-19 di 2020, Kenapa?
Pemerintah memang sedang gencar-gencarnya mencari vaksin agar bisa segera menyudahi pandemi Covid-19 di Indonesia. Beragam kandidat vaksin Covid-19 sudah dibeli pemerintah Indonesia, mulai dari AstraZeneca, Sinopharm hingga Cansino. Meski, ketiga vaksin di atas masih dalam tahap uji klinis tahap akhir, dan tidak ada satupun yang diuji coba di Indonesia.
Baca Juga: Dokter Anak: Menstruasi Bukan Tanda Pubertas pada Anak Perempuan
Inilah yang membuat Pakar Alergi dan Imunologi Prof. Dr. dr. Iris Rengganis bersama Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) meminta pemerintah tidak terburu-buru melakukan vaksinasi akhir tahun 2020 seperti target pemerintah.
3. Duh, Penelitian Sebut Pasien Sembuh dari Covid-19 Alami Penurunan IQ
Penelitian dampak penyakit Covid-19 pada tubuh terus dilakukan. Salah satu hasil penelitian mengungkap bahwa Covid-19 bisa membuat penderitanya mengalami penurunan IQ.
Mengutip The Sun, Senin (26/10/2020) hasil ini didapatkan setelah peneliti Inggris, dr. Adam Hampshire, yang bekerja sama dengan peneliti dari Imperial College, Universitas Cambridge, King's College London, dan Universitas Chicago, melakukan tes kemampuan kognitif pada pasien sembuh Covid-19.
Berita Terkait
-
Waspada! Menkes Sebut Campak 18 Kali Lebih Menular dari COVID-19, KLB Mengancam Sejumlah Wilayah
-
Andrew Andika Hobi Selingkuh, Tengku Dewi Sebut Suaminya Alami Pubertas Kedua: Kondisi Apa Itu?
-
Ulasan The Book of Puberty: Panduan Cerdas dan Tuntas Mengenai Pubertas
-
Kekurangan Hormon Testosteron, Ini 6 Tanda yang Perlu Diketahui oleh Pria
-
Mimpi Basah Jadi Tanda Pubertas Remaja Lelaki, Kok Bisa Sih Ejakulasi Padahal Sedang Tidur?
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal