Suara.com - Strategi penurunan berat badan memang klasik karena berkisar pada pola makan dan olahraga. Namun pola makan dan olahraga saja tidak cukup jika tak diperhitungkan secara benar.
Melansir dari Healthline, setidaknya ada 4 hal yang perlu Anda perhatikan saat mulai mencoba menurunkan berat badan, antara lain:
1. Kurangi Karbohidrat
Salah satu cara menurunkan berat badan adalah dengan mengurangi karbohidrat. Pengurangan karbohidrat bisa dilakukan dengan cara memangkas makanan olahan dan menggantinya dengan makanan utuh.
Sebuah studi tahun 2020 mengonfirmasi bahwa pola makan rendah karbohidrat bermanfaat untuk menurunkan berat badan pada populasi yang lebih tua. Penelitian juga menunjukkan bahwa pola makan rendah karbohidrat dapat mengurangi nafsu makan.
2. Konsumsi Protein
Konsumsi protein dalam jumlah yang tepat penting untuk menjaga kesehatan dan massa otot sekaligus menurunkan berat badan. Sumber protein sendiri bisa didapatkan dari produk hewani maupun nabati mulai dari ikan salmon, telur, buncis, polong-polongan hingga tahu dan tempe.
3. Konsumsi Sayur dan Lemak
Sayuran dikemas dengan nutrisi yang jika dimakan dalam jumlah banyak pun tak akan meningkatkan kalori dan karbohidrat secara drastis. Berbagai sayuran yang direkomendasikan adalah brokoli, bunga kol, bayam, tomat, kubis, selada, hingga timun.
Baca Juga: Olahraga Ringan Lebih Efektif Untuk Turunkan Berat Badan? Ini Kata Dokter
Selain sayuran Anda juga tetap membutuhkan lemak sehat untuk menurunkan berat badan. Dalam hal ini minyak zaitun dan lemak alpukat adalah pilihan yang bagus untuk membantu penurunan berat badan Anda.
4. Olahraga
Olahraga dapat membantu Anda menurunkan berat badan lebih cepat. Mengangkat beban hingga olahraga aerobik memiliki manfaat yang sangat baik dalam membantu menurunkan berat badan.
Dengan mengangkat beban, Anda akan membakar banyak kalori dan mencegah metabolisme Anda melambat. Sementara beberapa olahraga kardio seperti berjalan, jogging, lari, bersepeda, atau berenang juga sangat bermanfaat untuk menurunkan berat badan serta kesehatan secara umum.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal