Suara.com - Salah satu kunci menurunkan berat badan memang terletak pada apa yang Anda konsumsi. Sayangnya beberapa makanan yang dipercaya efektif turunkan berat badan tidak seefektif yang Anda kira.
Beberapa asupan seperti protein dan teh hijau mungkn dipercaya bisa bantu turunkan berat badan. Namun melansir dari Times of India, beberapa asupan termasuk teh hijau dan protein nyatanya tak begitu berpengaruh dalam menurunkan berat badan, berikut rinciannya:
1. Teh Hijau
Teh hijau dipenuhi oleh kandungan antioksidan yang membuat Anda tetap sehat. Teh hijau bila dikonsumsi dengan diet rendah kalori mungkin akan efetif membakar kalori. Tetapi mengkonsumsi teh hijau saja memiliki sedikit manfaat untuk menurunkan berat badan.
2. Cabai
Ada banyak penelitian yang menyatakan capsaicin yang ditemukan dalam cabai bisa meningkatkan metabolisme. Tetapi jumlah yang digunakan dalam kebanyakan penelitian jauh lebih banyak daripada yang bisa dimakan orang normal pada satu waktu.
Mengkonsumsi setengah sendok teh cabai hanya membantu Anda membakar sekitar 10 kalori.
3. Makanan Berprotein Tinggi
Makanan protein tinggi membutuhkan lebih banyak energi untuk dicerna daripada karbohidrat. Tetapi protein juga memiliki lebih banyak kalori daripada karbohidrat yang membuat protein dan karbohidrat sebenarnya seimbang.
Baca Juga: Kembali Langsing, Ini 5 Cara Menurunkan Berat Badan Setelah Melahirkan
Saat Anda mengonsumsi protein, Anda makan lebih banyak kalori dan membakar lebih banyak kalori.
4. Minyak Kelapa
Minyak kelapa memiliki trigliserida rantai menengah dan diyakini tidak disimpan dengan baik oleh tubuh sehingga menyebabkan hilangnya lemak. Tetapi penelitian juga mengatakan bahwa konsumsi trigliserida rantai menengah tidak menyebabkan penurunan berat badan.
5. Cuka Sari Apel
Belum ada penelitian yang membuktikan bahwa cuka sari apel dapat menyebabkan penurunan berat badan. Selain itu, cuka sari apel juga dapat menyebabkan keasaman dan mengikis enamel gigi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?
-
Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien