Suara.com - Zaskia Gotik melahirkan anak pertama secara normal pada Sabtu (7/11/2020). Pelantun lagu "Satu Jam Saja" itu pun langsung memberi bayinya yang lahir prematur ASI (Air Susu Ibu).
ASI memang penting untuk bagi segala usia. Memberikan ASI pada bayi prematur pun akan lebih bermanfaat bagi kesehatannya dan si Ibu.
Karena, ASI membantu melindungi bayi dari infeksi, terutama usus yang lebih rentan terinfeksi. ASI juga mengandung hormon, nutrisi, dan faktor pertumbuhan yang membantu bayi Anda.
Tapi, menyusui bayi prematur mungkin lebih sulit daripada bayi yang lahir tepat waktu. Para ibu yang menyusui bayi prematur seringkali harus memompa ASI untuk diberikan kepada bayinya melalui selang makanan.
Bayi prematur memang tidak bisa mengkoordinasikan mengisap, menelan, dan bernapas cukup baik ketika menyusu langsung ke payudara Ibu sampai usia 32 minggu. Di sisi lain, bayi kurang dari 37 minggu tidak terlalu kuat untuk mengonsumsi cukup nutrisi melalui mulutnya.
Sehingga ibu yang melahirkan bayi prematur memang harus melakukan beberapa persiapan untuk menyusui anaknya. Berikut ini dilansir dari Very Well Family, langkah yang perlu dilakukan untuk menyusui bayi prematur.
1. Memompa lebih awal
Jika bayi lahir lebih awal atau prematur dan Anda belum pernah memiliki pengalaman melahirkan, maka Anda kurang memiliki pandangan tentang ASI.
Ternyata, lebih baik Anda memompa ASI secepat mungkin di awal merlahirkan untuk mendapatkan suplai ASI yang baik. Hal ini juga terkait dengan hasil menyusui yang lebih baik.
Baca Juga: Cegah Anak dari Penyakit Jantung Bawaan, Ini yang Wajib Dilakukan Ibu Hamil
2. Memompa lebih sering
Bayi baru lahir yang sehat akan lebih sering menyusui. Oleh karena itu, ibu harus rajin mempompa ASI untuk memastikan suplai ASI ke bayi prematur aman dan ibu memiliki banyak stok ASI.
Sebaiknya Anda memompa ASI sekitar 8 kali sehari. Anda harus memompa ASI setiap 2 hingga 3 jam di siang hari dan setidaknya 3 hingga 4 jam di malam hari.
3. Memompa dengan baik
Jika Anda menyusui bayi prematur, rumah sakit biasanya meminjami pompa ASI kelas medis. Jika Anda hendak membeli pompa ASI pribadi, maka pilihlah yang berkualias dan berukuran penuh.
Meskipun pompa kelas medis ini bisa memastikan suplai ASI, tapi kolostrum awal yang kaya antibodi mungkin akan menempel di dalam tabung.
Berita Terkait
-
Lama Vakum Tampil di TV, Aset Fantastis Zaskia Gotik di Cikarang Jadi Sorotan
-
5 Sunscreen yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui, Kulit Glowing Bebas Flek Hitam
-
Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses
-
Apakah Selsun Bisa untuk Ibu Menyusui?
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?