Suara.com - Cara merawat dan waktu imunisasi bayi prematur seperti yang dialami Zaskia Gotik menjadi berita kesehatan paling banyak dibaca hari ini, Minggu (8/11/2020).
Ada juga dampak negatif kebanyakan konsumsi madu dan gejala mirip mabuk perjalanan saat terinfeksi virus Corona.
Simak berita kesehatan menarik lainnya dari Suara.com berikut ini.
1. Meski Dikenal Sehat, Ahli Sarankan Jangan Kebanyakan Konsumsi Madu
Meskipun banyak yang memuji madu sebagai pemanis alternatif yang sehat karena kandungan antioksidannya, para ahli memperingatkan agar tidak menambahkan pemanis tambahan ke makanan Anda, bahkan madu sekalipun.
"Penambahan gula dalam makanan jelas merupakan sesuatu yang harus dijaga agar tetap rendah, terlepas dari sumbernya," kata Maya Vadiveloo, asisten profesor ilmu nutrisi dan kesehatan di College of Health Science di University of Rhode Island di Kingston, kepada Medicalxpress.
2. Anak Zaskia Gotik Lahir Prematur, Ini 5 Panduan Perawatannya di Rumah!
Zaskia Gotik melahirkan anak pertamanya yang berjenis kelamin perempuan secara normal pada Sabtu (7/11/2020) di RS Bunda, Menteng, Jakarta Pusat.
Baca Juga: Anak Zaskia Gotik Lahir Prematur, Begini Panduan Menyusuinya!
Bohay, Asisten Zaskia Gotik pun menyampaikan pelantun lagu "Satu Jam Saja" itu melahirkan anaknya prematur. Sebelumnya, dokter memprediksi anak pertamanya akan lahir pertengahan Desember 2020 mendatang.
3. Batasi Konsumsi Susu Rendah Lemak, Ternyata Minum ini Bisa Picu Parkinson!
Penyakit parkinson disebabkan oleh hilangnya sel saraf di bagian otak yang disebut substansia nigra. Sel saraf di bagian otak ini bertanggung jawab untuk memproduksi bahan kimia dopamin.
NHS mengatakan, dopamin bertindak sebagai pembawa pesan antara bagian otak dan sistem saraf. Hal ini membantu mengontrol dan mengoordinasikan gerakan tubuh.
Berita Terkait
-
Lama Vakum Tampil di TV, Aset Fantastis Zaskia Gotik di Cikarang Jadi Sorotan
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
-
Indonesia Masuk 5 Besar Kelahiran Prematur Dunia, Siapkah Tenaga Kesehatan Menghadapi Krisis Ini?
-
Napas Anak Terasa Cepat? Jangan Tunda! Ini Langkah Darurat Mengatasi Gejala RSV Menurut Dokter
-
Waspada! Menkes Sebut Campak 18 Kali Lebih Menular dari COVID-19, KLB Mengancam Sejumlah Wilayah
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?