Suara.com - Penyakit bisa menyerang siapa saja, dan biasanya sangat tergantung dari gaya hidup yang dijalani orang yang bersangkutan. Pernyakit juga tidak mengenal tempat, usia, serta jenis kelamin dan bisa menimpa siapa saja termasuk sosok terdekat seperti ayah.
Dalam rangka memperingati Hari Ayah Nasional yang jatuh pada tanggal 12 November setiap tahunnya, tidak ada salahnya kita lebih peduli terhadap kesehatan mereka.
Setidaknya ada lima penyakit yang dikenal paling banyak membunuh lelaki paruh baya seperti yang telah Suara.com kutip dari Medicine Net, Senin (10/11/2020) berikut ini.
1. Penyakit jantung
Jantung bekerja membutuhkan asupan oksigen yang disuplai melalui darah, saat suplai darah ke jantung terganggu maka bisa menyebabkan serangan jantung. Aliran darah bisa tersumbat akibat dari timbunan kolesterol, yang membuat arteri menyempit.
Penyakit jantung masuk dalam kategori penyakit pembunuh lelaki nomor satu di Amerika Serikat (AS). Gejala sakit jantung di antaranya seperti dada tertekan, sesak napas, berkeringat, alami gangguan pencernaan, mual, dan kemampuan melakukan aktivitas menurun.
2. Kanker
Dari semua jenis kanker, kanker paru-paru adalah pembunuh nomor satu pada lelaki, padahal kanker ini bisa dicegah, khususnya apabila kebiasaan merokok bisa dihilangkan. Menurut data, rokok jadi penyebab 90 persen dari semua masalah kanker paru-paru, dan angka perokok pemula masih terus bertambah, dan jadi beban di masa yang akan datang.
Alasan kebanyakan orang sulit berhenti merokok, karena kandungan nikotin dalam rokok membuat perokok kecanduan. Nikotin bisa merangsang hormon endorfin atau hormon bahagia keluar dari otak, sehingga orang yang merokok kerap merasa senang, tapi dampak dari pembakarannya bisa membahayakan paru-paru.
3. Cedera
Kebanyakan lelaki meninggal di jalan raya karena kecelakaan, karena sebagian besar yang melakukan aktivitas menyetir kendaraan adalah lelaki. Sehingga tindakan pencegahan sangat diperlukan, seperti memakai sabuk pengaman saat di dalam mobil, menggunakan helm saat bersepeda atau mengendarai motor dan tindakan pengamanan lainnya.
4. Stroke
Jika penyakit jantung disebabkan adanya gangguan pasokan aliran darah ke jantung, maka stroke disebabkan karena adanya gangguan pasokan darah ke otak, alhasil otak tidak bisa berfungsi maksimal, dan merusak sel-sel yang ada di dalamnya.
Baca Juga: 15 Ucapan Selamat Hari Ayah Nasional untuk Ayah Tercinta
Gangguan pasokan darah ke otak bisa disebabkan oleh dua hal karena adanya sumbatan atau penyempitan pembuluh darah dan adanya pendarahan di otak.
5. Penyakit paru kronis
Sama seperti cedera akibat kecelakaan lelaki yang lebih banyak menyetir, Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) banyak menyerang lelaki karena mereka lebih sering berada di luar rumah, ditambah udara yang tercemar dan sering terpapar polusi.
Emfisema dan bronkitis kronis adalah dua jenis PPOK yang paling sering terjadi, dan umumnya disebabkan oleh rokok. Asap yang mengandung racun akhirnya merusak paru-paru, dan menurunkan kemampuannya untuk mentransfer oksigen ke dalam aliran darah yang dibutuhkan semua organ di tubuh seperti jantung hingga otak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026