Health / Parenting
Rabu, 11 November 2020 | 16:00 WIB
Ilustrasi. (Unsplash/Thomas William)

6. Mempersiapkan anak menghadapi invasi troll internet
Bahkan jika popularitasnya tidak begitu banyak, orang asing yang gemar mengejek orang lain mungkin akan muncul ke permukaan. Jelaskan kepada anak bahwa apa pun yang dikatakan orang-orang tersebut tidak perlu dihiraukan.

Setiap orang memiliki gaya tersendiri dalam menghadapi orang-orang seperti itu di depan umum, seperti mengabaikan atau menghapus komentar mereka, sementara yang lain menjawabnya sama kasarnya. Itu semua tergantung pada persona yang dibuat.

Di saat yang sama, Anda tidak perlu menanggapi komentar tidak menyenangkan di akun pribadi. Jelaskan kepada anak bahwa pilihan berperilaku agresif bukan menjadi pilihan.

7. Ingatkan anak mengenai hukum
Beberapa negara memiliki peraturan cukup ketat mengenai perilaku di internet. Anda dan buah hati harus terlebih dahulu memeriksa apakah topik yang dipilih untuk konten blog aman untuk dibicarakan.

8. Ingatkan anak, tidak semua orang harus menjadi bintang Instagram
Setiap pribadi harus bersabar dan memiliki kesiapan untuk itu. Tentu saja, jika memutuskan untuk mencoba menjadi blogger populer, suasana harus sebisa mungkin selalu positif, jika tidak, itu tidak akan ada yang berhasil.

Meskipun demikian, berbagai kemungkinan akan kegagalan tidak boleh menghantui kehidupan secara berlanjut, melainkan sebagai kesempatan untuk mencoba kesempatan yang lain.

Load More