Suara.com - Meski sering kali dianggap buruk, namun bermain video game ternyata memiliki banyak manfaat. Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa bermain video game dapat meningkatkan perkembangan kognitif seperti kepekaan terhadap kontras, koordinasi mata-ke-tangan yang lebih baik, dan memori yang lebih baik.
Melansir dari India Today, bermain video game aksi real-time strategi seperti Age of Empires, World of Warcraft, dan Total War yang dilakukan dengan perencanaan strategis, perhatian selektif, keterampilan sensorimotorik baik untuk otak.
Studi yang telah diterbitkan pada jurnal Frontiers in Human Neuroscience ini juga menunjukkan bahwa bermain game tersebut menyebabkan perubahan jangka panjang di otak dan mengarah pada peningkatan perhatian selektif visual temporal.
Penelitian ini menunjukkan bahwa para pemain ahli game strategi real time memiliki pemrosesan informasi yang lebih cepat, mengalokasikan lebih banyak kekuatan kognitif dalam kemampuan rangsangan visual, serta mengalokasikan sumber daya kognitif.
"Hasil kami menunjukkan bahwa pengalaman jangka panjang dalam bermain game aksi strategi real-time mengarah pada peningkatan perhatian selektif visual temporal, pemain ahli menjadi lebih efektif dalam mendistribusikan sumber daya kognitif," kata rekan penulis Dr Weiyi Ma, Asisten Profesor dalam Perkembangan Manusia dan Ilmu Keluarga di Universitas Arkansas, Amerika Serikat.
"Kami menyimpulkan bahwa permainan semacam itu bisa menjadi alat yang ampuh untuk pelatihan kognitif," tambah Liu.
Untuk mempelajari pengaruh game pada perhatian selektif visual temporal, para peneliti memilih 38 relawan mahasiswa pria muda sehat dari University of Electronic Science and Technology China.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance