Suara.com - Artis Oki Setiana Dewi saat ini tengah larut dalam kesedihan setelah anak keempatnya, Sulaiman Ali Abdullah mengalami masalah adaptasi pernapasan atau secara medis disebut dengan Transient Tachypneu of the Newborn (TTN).
Karena kondisi ini, sang bayi harus dirawat secara intensif dengan menggunakan alat bantu pernapasan di ruang Neonatal Intensive Care Unit atau NICU untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut.
Pertanyaannya sekarang, apa yang menyebabkan Transient Tachypnea of The Newborn?
Dikutip dari, TTN merupakan gangguan pernapasan pada bayi baru lahir yang menyebabkan frekuensi bernapas sangat cepat.
TTN sendiri disebabkan karena tersisanya cairan ketuban pada paru-paru bayi hingga membuat gangguan pernapasan dapat terjadi.
Bayi yang menderita gangguan ini umumnya juga akan mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit hingga memerlukan oksigen tambahan selama beberapa hari.
Bayi umumnya bernapas lebih cepat dari tempo normal (takipnea). Meski begitu, gangguan ini biasanya tidak mengancam nyawa bayi baru lahir.
Hal ini dapat menghilang dalam kurun waktu satu hingga tiga hari setelah persalinan. Gangguan TTN juga dapat disebut sebagai paru-paru basah pada bayi yang baru lahir.
Beberapa bayi yang mengidap TTN akan menimbulkan beberapa gejala berbeda-beda. Gejala-gejala tersebut antara lain:
Baca Juga: Kata Ria Ricis soal Pilih Harris Vriza atau Reza Surya
1. Laju pernapasan yang lebih dari 60 napas per menit.
2. Keluarnya bunyi mendengus saat bernapas.
3. Peradangan yang terjadi pada lubang hidung.
4. Tulang rusuk yang tertarik saat bernapas.
Meski begitu, gejala-gejala ini dapat terjadi pada masalah pernafasan lainnya.
Maka dari itu, setiap ibu yang baru saja menjalani persalinan dan bayinya mengalami gejala tersebut, ada baiknya untuk langsung meminta dokter memeriksanya.
Dengan begitu, penanganan dapat segera dilakukan dan dipastikan jika gangguan yang terjadi disebabkan oleh TTN atau hal lainnya.
Apa saja faktor risiko Transient Tachypnea of The Newborn?
Transient tachypnea adalah masalah kesehatan yang terbilang umum terjadi pada bayi yang baru lahir. Meski begitu, gangguan pernapasan yang dapat terjadi pada bayi ini mempunyai risiko jauh di bawah satu persen untuk menyerang setelah persalinan.
Maka dari itu, perlu diketahui terkait beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan TTN pada bayi yang baru lahir. Berikut beberapa risikonya:
1. Bayi yang lahir secara prematur karena paru-parunya belum berkembang penuh.
2. Bayi yang lahir melalui persalinan Caesar yang disebabkan tidak adanya perubahan hormonal untuk menyerap cairan pada paru-paru.
3. Ibu hamil yang mengidap asma atau diabetes.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak