Suara.com - Penambahan jumlah angka kematian harian akibat infeksi virus corona mencapai angka tertinggi. Update Covid-19 global hari ini melaporkan ada 10.799 jiwa meninggal dunia dalam satu hari, demikian mengutip data dari situs worldometers. Total kematian akibat Covid-19 saat ini tercatat 1,35 juta jiwa di seluruh dunia.
Kematian harian paling banyak terjadi di Amerika Serikat dengan jumlah 1.906 jiwa, sehingga total orang yang meninggal akibat virus corona di AS kini menjadi 256.204 jiwa.
Brasil, dengan catatan angka kematian 167.497 jiwa, diikuti India 131.618 jiwa, keduanya menjadi negara yang memiliki angka kematian akibat Covid-19 lebih dari 100 ribu, selain Amerika Serikat.
Sekitar seperempat dari total angka kematian global terjadi di wilayah Eropa. Inggris telah melaporkan jumlah kematian tertinggi di wilayah tersebut.
Inggris juga satu-satunya negara Eropa yang melaporkan lebih dari 50.000 kematian. Diikuti oleh Italia dengan 47.217 jiwa dan Perancis 46.698 jiwa, menurut data di situs worldometers.info per Kamis (19/11) pukul 00.34 GMT atau 07.35 WIB.
Di Asia, selain India, kematian akibat virus corona paling banyak terjadi di Iran dengan 42.941 jiwa dan Indonesia 15.503 jiwa. Sementara jumlah infeksi, lebih dari setengahnya berada di India dengan jumlah 8,95 juta kasus, dan menjadi satu-satunya negara di Asia dengan jumlah infeksi di atas 1 juta.
Sedangkan kasus Covid-19 terbanyak lainnya di Asia berada di Iran (801.894 kasus), Irak (526.852 kasus), Indonesia (478.720 kasus), Bangladesh (438.795 kasus), Turki (425.628 kasus), dan Filipina (412.097 kasus).
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh