Suara.com - Sarapan menjadi kebutuhan penting untuk anak sebelum menjalani rutinitasnya seperti melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di rumah, saat masa pandemi Covid-19.
Namun sangat disesalkan masih banyak orangtua yang belum menyadari pentingnya sarapan bagi anak. Padahal, melewatkan sarapan memiliki risiko kesehatan yang cukup membahayakan.
Menurut Ahli gizi dr. Rita Ramayulis, orangtua perlu menyadari anak tak sarapan bisa menurunkan prestasi karena mereka akan mudah merasa letih dan tak konsentrasi.
"Tidak sarapan membuat anak susah payah dan ekstra keras untuk belajar. Itulah pentingnya orang tua selalu menyediakan zat gizi dengan baik," ujar Rita dalam pernyataannya secara virtual, Kamis (19/11/2020).
Tak hanya itu, anak juga akan kesulitan dan malas-malasan saat menjawab pertanyaan guru atau lambat dalam berpikir saat melakukan PJJ di rumah. Alhasil, mereka kehilangan kesempatan menjadi juara kelas.
Dia menambahkana anak juga biasanya akan mengalami anemia atau kurang zat besi. Sehingga mereka cepat lemah, letih dan lesu serta rentan sakit.
"Anak yang melewatkan sarapan bisa kehilangan gizi kompleks. Bisa terlihat lebih kurus atau lebih gemuk dengan indeks masa tubuh yang tak seimbang," jelasnya.
Dengan demikian, anak diwajibkan untuk sarapan yang memiliki kandungan glukosa dan berbagai vitamin serta mineral lainnya, karena hal itu untuk meningkatkan daya pikir anak agar lebih cerdas.
"Salah satu sumber gizi yang penting adalah serealia utuh, karena serealia utuh memiliki kandungan yang banyak serat, vitamin B, karbohidrat dan protein. Di dalam gandum utuh," pungkasnya.
Baca Juga: Hindari Konsumsi 5 Asupan Ini saat Perut Kosong, Salah Satunya Salad Sayur
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!