Suara.com - Stres dan depresi mengancam di tengah pandemi. Namun, bukan berarti kita diam saja menghadapinya. Sebuah hasil survei mengungkap bahwa jalan kaki dapat membantu memulihkan kesehatan mental selama pandemi.
Mengutip situs Metro, Rabu (25/11/2020), jalan kaki selama setengah jam selama lima hari dalam seminggu akan membantu menjaga kebugaran fisik dan mental seseorang.
Sebagaimana yang direkomendasikan National Health Service (NHS) Inggris, orang dewasa disarankan melakukan aktivitas fisik selama 150 menit, dengan intensitas sedang seperti berjalan kaki.
Director of Advocacy and Engagement, Tompion Platt, mengungkap banyak manfaat jalan kaki untuk kesehatan mental, termasuk mengurangi stres, depresi, dan kelelahan. Terlebih, jika berjalan kaki dilakukan di ruang terbuka hijau.
"Ada bukti yang semakin baik jika menghabiskan waktu di luar rumah dan bersentuhan dengan alam, yaitu dapat memberikan efek positif terhadap kesehatan mental dan jadi cara terbaik mengurangi stres, depresi, dan kelelahan," terang Tompion.
Berdasarkan survei yang dilakukan organisasi tempat Tompion bernaung, Ramblers dan YouGov menemukan 89,9 persen responden setuju jika berjalan kaki di alam atau di ruang terbuka hijau akan membuat seseorang bersantai dan merasa rileks.
Fakta lainnya juga diungkap dalam penelitian, jika orang yang bergerak aktif punya risiko 40 hingga 50 persen lebih rendah terkena kanker usus dan paru-paru, dibanding orang yang tidak aktif atau menjalani pola hidup sedentary.
Jadi, yuk siapkan sepatu yang paling nyaman, dan mulailah berjalan kaki hari ini.
Baca Juga: Jalan Kaki 10 Ribu Langkah Bisa Bakar Hingga 500 Kalori
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik