Suara.com - Gelombang kedua infeksi virus corona tengah terjadi di Benua Eropa. Wilayah itu kini jadi benua dengan kasus Covid-19 terbanyak, menyalip Asia yang sebelumnya ada diperingkat pertama.
Dikutip dari situs worldometers.info, kasus Covid-19 di dunia telah mencapai 61,29 juta infeksi dengan sebanyak 16,49 juta di antaranya terdapat di Eropa. Diikuti Asia dengan jumlah 16,23 juta kasus dan Amerika Utara 15,45 juta kasus.
Selama 24 jam terakhir kasus di dunia telah bertambah 540.802 infeksi, paling banyak terjadi di Eropa 225.067 kasus. Dikutip dari laman Innovation Origins, dibandingkan bulan lalu, penularan Covid-19 kini lebih banyak terjadi di negara-negara bagian Eropa Timur.
Rusia memimpin total kasus juga infeksi harian terbanyak. Tercatat ada 2.187.990 kasus hingga saat ini, bertambah 25.487 kasus pada Kamis (26/11).
Belgia, Perancis, dan Belanda telah mengalami infeksi paling berat pada akhir Oktober. Belgia telah mencapai kasus hingga 564.967 kasus. Sementara Perancis menjadi negara kedua kasus terbanyak di Eropa dengan totalnya 2.183.660 infeksi.
Jerman dilaporkan telah mencapai lebih dari satu juta kasus setelah infeksi bertambah sebanyak 21.576 dalam satu hari kemarin.
Sedangkan dalam seminggu terakhir, Austria, Swiss, Polandia, dan Italia memiliki infeksi virus terbanyak per 100.000 penduduk.
Hanya Irlandia, Norwegia, dan Finlandia yang laju infeksi virus hariannya masih stabil menjelang Desember. Akibat pencegahan penularan kasus oleh pemerintah setempat, kasus di Irlandia mulai bisa dikenadalikan sejak awal September.
Sementara itu, negara yang berhasil mengendalikan wabah sejak awal dilaporkan terjadi di Norwegia dan Finlandia. Keduanya mengendalikan penularan sejak gelombang pertama terjadi tanpa memberlakukan batasan berat pada penduduknya.
Baca Juga: Sudah Suntik Vaksin, Apakah Kebal Covid-19 ? Ini Penjelasan Eijkman
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia