Suara.com - Shandy Aulia kembali diprotes warganet lantaran mengajak putrinya Claire, yang belum berusia satu tahun, berenang.
Dalam unggahannya di Instagram, terlihat pemeran film Eiffel I'm In Love tersebut menggendong Claire sambil berenang di dalam air.
Tanpa bantuan alat pernapasan, Claire tampak riang saat berenang bersama ibundanya. Namun, aksi ini dianggap berbahaya oleh warganet.
"Nggak tega liat anak jadi pelampiasan kemauan emaknya yang harus gini-gitu. Kalo tu anak bisa ngomong, mungkin bilang 'mak aku nggak sanggup.' Btw, kurus banget Claire ya," tulis salah seorang warganet.
Berdasarkan Pregnancy Birth Baby Australia, sebenarnya bayi sudah bisa masuk ke air sejak mereka dilahirkan.
Namun, bayi belum bisa mengatur suhu tubuh seperti orang dewasa. Jadi, sangat penting untuk memastikan mereka tidak kedinginan.
Seorang bayi juga bisa terkena infeksi di dalam air. Oleh karenanya, tunggu hingga bayi berusia dua bulan sebelum diajak berenang. Umumnya, pelajaran renang pada bayi dimulai sekitar enam bulan.
Jika bayi kurang dari enam bulan, pastikan kolam dipanaskan sampai sekitar 32 derajat Celcius. Kolam renang umum yang besar akan terlalu dingin untuk bayi di bawah usia tersebut.
Selain itu, refleks muntah bawaan bayi umumnya paling kuat sebelum usia enam bulan. Artinya, mereka sudah bisa menahan napas di bawah air, menurut Baby Centre Inggris.
Baca Juga: Viral Ibu-ibu Komentari Wanita Pakai Bikini saat Berenang, Publik Berdebat
Untuk mengajari bayi berenang, lakukan secara perlahan. Awalnya tidak lebih dari 10 menit, dan selajutnya waktu dapat ditingkatkan.
Hal terpenting adalah jangan biarkan bayi diam di dalam air lebih dari 30 menit dan keluarkan mereka jika mulai menggigil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang