Suara.com - Selain usaha optimal, kesuksesan juga sering kali diintervensi oleh kepribadian dan pertumbuhan atau kestabilan emosional. Hal ini dinyatakan dalam penelitian yang terbit pada Psychological Science.
Melansir dari Healthshots, kematangan emosional selama masa dewasa muda dapat bermanfaat bagi pertumbuhan karir di masa depan.
Menurut studi longitudinal yang dilakukan selama 12 tahun di University of Houston tersebut menunjukkan bahwa pentingnya pertumbuhan kepribadian selama masa dewasa muda yang menunjukkan manfaat dalam karir.
Penelitian tersebut menyatakan bahwa orang muda yang mengembangkan tingkat kesadaran dan stabilitas emosional selama transisi menuju masa bekerja cenderung lebih berhasil dalam beberapa aspek di awal karir mereka.
"Hasil studi mengungkapkan bahwa pola tertentu dari pertumbuhan kepribadian bisa memprediksi hasil karir," kata Kevin Hoff, asisten profesor psikologi organisasi industri di University of Houston.
Menurut jurnal tersebut, penelitian Hoff adalah studi pertama yang menilai kekuatan prediksi perubahan kepribadian dan hasil karir di lebih dari satu dekade masa dewasa muda.
“Jika Anda berubah dari waktu ke waktu dengan cara yang positif, hal itu dapat berdampak besar pada karir Anda," kata Hoff.
"Tingkat sifat remaja juga meramalkan kesuksesan karier, menyoroti kekuatan prediktif kepribadian dalam jangka panjang. Secara keseluruhan, temuan ini menyoroti pentingnya pengembangan kepribadian sepanjang masa kanak-kanak, remaja, dan dewasa muda untuk mempromosikan berbagai aspek kesuksesan karir," tambah Hoff.
Baca Juga: Studi: Perceraian Juga Dapat Berdampak pada Kesehatan Fisik
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya