Suara.com - Macan tutul salju adalah spesies hewan keenam yang dikonfirmasi terinfeksi virus corona Covid-19 setelah kontak dengan manusia.
Tiga macan tutul salju, yakni 2 jantan dan 1 betina dinyatakan positif virus corona Covid-19 di Kebun Binatang Louisville. Layanan Inspeksi Kesehatan Tanaman dan Hewan Departemen Pertanian AS pun telah mengonfirmasinya.
Macan tutul betina dikonfirmasi terinfeksi virus corona Covid-19 lebih dulu. John Walczak, direktur Kebun Binatang Louisville mengatakan ketiga macan tutul itu mengalami gejala ringan, seperti mengi dan batuk kering.
"Macan tutul itu kemungkinan besar terinfeksi oleh anggota staf yang tidak menunjukkan gejala virus corona, meskipun mereka mungkin telah berhati-hati dan menjalani protokol kesehatan," kata Dinas Pemeriksaan Kesehatan Hewan dan Tanaman USDA dikutip dari CNN.
Tak mungkin macan tutul atau hewan lain menimbulkan risiko signifikan dalam menularkan virus corona Covid-19 ke manusia, karena Covid-19 menyebar di antara manusia.
Macan tutul salju adalah satu dari setidaknya enam spesies hewan yang terinfeksi virus corona setelah melakukan kontak dekat dengan manusia. Hewan pertama adalah harimau Malaya di Kebun Binatang Bronx yang dinyatakan positif Covid-19 pada April 2020.
Harimau Malaya positif Covid-19 setelah mengalami gejala penyakit pernapasan. Setelah itu, 8 kucing besar kebun binatang, termasuk 4 harimau lainnya dan 3 singa Afrika dinyatakan positif virus corona Covid-19.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, sejumlah kecil anjing dan kucing telah terinfeksi virus corona Covid-19 Amerika Serikat.
Dalam kebanyakan kasus hewan, virus corona tidak mematikan, meskipun wabah virus corona di peternakan bulu di AS dan luar negeri telah membunuh ribuan cerpelai.
Baca Juga: Inggris Coba Kombinasikan Vaksin Oxford dan Sputnik V, Ini Hasilnya!
Berita Terkait
-
Wuhan Promosikan Pariwisatanya, Warganet di Twitter Malah Ngamuk Ingat Awal Mula Virus Corona
-
Aksi Protes Pembatasan COVID-19 di China dan Penangkapan Jurnalis, Ribuan Massa Turun ke Jalan
-
Kasus Positif Covid-19 di RI Bertambah 6.699 Orang Pada Jumat Ini
-
Pasien Covid-19 Varian Alpha, Delta dan Omicron Hembuskan Virus Lebih Banyak
-
Inggris akan Luncurkan Vaksin Covid-19 Baru, Ini Efek Sampingnya!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?