Suara.com - Virus corona Covid-19 bisa menyebar lewat partikel aerosol yang lebih ringan dari partikel berukuran tetesan dan dapat bertahan di udara lebih lama. Oleh karena itu, meningkatkan ventilasi di dalam ruangan menjadi metode utama untuk meminimalisir partikel virus.
Melansir dari Medical Xpress, ventilasi dapat mengurangi risiko penularan Covid-19. Dalam hal ini, ada beberapa langkah untuk mamaksimalkan ventilasi ruangan, antara lain:
1. Buka Jendela dan Pintu
Strategi terbaik di rumah dan di tempat kerja adalah membuka jendela dan pintu. Jika Anda berencana kumpul dan makan bersama teman atau keluarga, maka tempatkan meja dan kursi lebih dekat jendela yang terbuka.
2. Atur AC
AC dapat membantu, tetapi harus dalam pengaturan yang tepat. Pastikan AC diatur untuk membawa 100 persen udara segar dari luar. Buat pengaturan sistem untuk meningkatkan pergantian udara per jam.
AC dapat membantu ventilasi ruangan, tetapi hanya jika mereka memasukkan udara segar dari luar, daripada mengalirkan udara dalam ruangan.
3. Gunakan Kipas Angin
Panduan yang dirilis Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) merekomendasikan untuk menempatkan kipas di dekat jendela yang terbuka untuk meningkatkan aliran udara. Hal ini dilakukan untuk menjaga aliran udara.
Baca Juga: Kabar Baik dari Jokowi, Seluruh Rakyat Bakal Dapat Vaksin Corona Gratis
4. Saat di Angkutan Umum
Banyak penelitian merekomendasikan untuk membuka semua jendela di transportasi umum dalam membantu menyebarkan partikel virus. Jika Anda berada di taksi atau bus, Anda harus membuka jendelanya.
Namun, pada beberapa bentuk angkutan umum, membuka jendela bisa mungkin mustahil seperti kereta api. Oleh karena itu, Anda harus menggunakan masker selama di kereta api.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin