Suara.com - Pandemi Covid-19 masih terus berlangsung hingga saat ini. Penyakit yang disebabkan virus Sar-Cov2 ini tercatat telah menginfeksi lebih dari 11 juta orang dan diperkirakan mengakibatkan kerugian ekonomi lebih dari US$2,7 triliun.
Pandemi Covid-19 ini juga sekaligus jadi momen untuk peningkatan kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan bencana serta kolaborasi di segala sektor untuk mengurangi ancaman dan dampak bencana alam.
"Pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung telah meningkatkan kesadaran akan kebutuhan mendesak untuk kesiapsiagaan bencana dan penguatan teknologi dalam ketahanan, respons, dan pemulihan bencana," kata Chairman of Prudence Foundation, Donald Kanak, dalam keterangannya, Senin, (21/12/2020).
Sementara itu, Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) Regional Director for Asia Pacific, Alexander Matheou, juga menyatakan, bahwa tahun 2020 telah menunjukkan bahwa ketahanan terhadap bencana ternyata sangat penting.
"IFRC dengan senang hati bekerja sama kembali dengan Prudence Foundation dalam SAFE STEPS D-Tech Awards untuk menyatukan sektor swasta dan masyarakat guna mendukung solusi teknologi yang akan membantu menyelamatkan jiwa manusia," kata dia.
Head of Corporate Social Responsibility and Philanthropy for Lenovo Asia Pacific, Pratima Harite, juga mengatakan, bahwa di situasi pandemi ini teknologi dapat memainkan peran penting dalam meningkatkan ketahanan di masyarakat yang terkena dampak bencana alam dan bencana lainnya.
"Kami memiliki tujuan untuk menggabungkan kekuatan teknologi kelas dunia dengan kreativitas dan pengetahuan wirausahawan lokal serta organisasi sosial, untuk mencapai kesiapan, pemulihan, dan ketahanan pasca bencana yang lebih baik.”
SAFE STEPS Disaster Tech (D-Tech) award digagas oleh Prudence Foundation dengan keyakinan bahwa inovasi di bidang teknologi memiliki peranan yang sangat signifikan dalam meningkatkan kesiapsiagaan, pemulihan, dan ketahanan bencana.
Penghargaan ini merupakan bagian dari SAFE STEPS, program kesadaran masal multi-platform yang dikembangkan oleh Prudence Foundation dan didukung oleh IFRC serta mitra lainnya untuk memberikan informasi penyelamat jiwa pada peristiwa bencana alam, keselamatan berlalu lintas, dan pertolongan pertama. Organisasi yang berpartisipasi dalam penghargaan ini memiliki peluang untuk memenangkan dana hibah dengan total senilai US$200.000 untuk mendukung implementasi dan peningkatan solusi D-Tech.
Baca Juga: Apple Tutup Sementara Sejumlah Toko di California & Inggris Akibat Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Era Baru Dunia Medis: Operasi Jarak Jauh Kini Bukan Lagi Sekadar Imajinasi
-
Angka Kematian Bayi Masih Tinggi, Menkes Dorong Program MMS bagi Ibu Hamil
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?