Suara.com - Mutasi virus corona Covid-19 yang muncul di Inggris telah membuat beberapa negara melarang penerbangan dari dan ke Eropa untuk mencegah penyebaran penyakit tersebut di negara mereka.
Untuk mengetahui varian baru SARS-CoV-2 tersebut, Laboratorium Wadsworth di Albany, New York, memutuskan untuk melakukan penelitian.
Laboratorium yang secara resmi disebut Wadsworth Center telah membuat perjanjian dengan enam rumah sakit di seluruh negara bagian untuk mendapatkan sampel tambahan.
Enam rumah sakit tersebut adalah Montefiore, Memorial Sloan Kettering, Northwell Long Island, University of Rochester, Albany Medical Center, dan Saratoga Hospital.
Wadsworth Center merupakan laboratorium penelitian kesehatan masyarakat intensif dari Departemen Kesehatan (DoH) Negara Bagian New York.
Mereka terkenal sudah mengamati lebih dari 3.700 urutan virus yang teridentifikasi di New York.
"Kalau variannya ada di sini (di enam rumah sakit), saya ingin tahu, karena itu bagian kami yang menguji varian (virus) secara khusus," kata Gubernur NY Andrew Cuomo, dilansir The Health Site.
Sekilas tentang mutasi virus corona di Inggris
Pihak berwenang Inggris mengatakan mutasi virus corona ini mungkin lebih menular, tetapi tidak lebih berbahaya.
Baca Juga: Mutasi Virus Corona Covid-19, Ahli Sebut Gejalanya Bisa Muncul Lebih Cepat
Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga mengatakan jenis baru SARS-CoV-2 ini juga tidak berdampak signifikan pada terapi atau pengobatan yang digunakan untuk merawat pasien Covid-19 atau vaksin yang sudah tersebar di beberapa negara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS