Suara.com - Teh jahe nikmat diminum saat musim penghujan untuk menghangatkan tubuh. Selain itu, teh jahe juga kaya akan manfaat dalam menjaga kesehatan tubuh seperti mengurangi mual hingga mencegah penyakit diabetes dan kanker.
Jahe juga telah digunakan sejak lama karena khasiat obatnya. Bahan penting yang digunakan untuk membuat semua kari India, jahe memiliki sifat antibakteri dan anti-inflamasi.
Jahe mengandung lebih dari 12 antioksidan yang berbeda, menjadikannya makanan pokok gaya hidup penting bagi mereka yang ingin hidup sehat dan bahagia. Selanjutnya ramuan ini mengandung protein, minyak atsiri, vitamin C, silikon, mangan, besi dan fosfor.
Jahe termasuk dalam famili Zingiberaceae dan berkerabat dekat dengan kunyit, lengkuas, dan kapulaga. Jahe juga bisa digunakan segar, dikeringkan, dijadikan bubuk, sebagai minyak atau jus.
Berikut 13 manfaat kesehatan dari teh jahe, seperti dilansir dari Times of India, Selasa (22/12/2020), diantaranya yakni:
1. Meredakan mual
Teh jahe dapat membantu meredakan gejala mabuk perjalanan seperti mual, muntah, pusing, dan keringat dingin. Sebuah penelitian mengatakan bahwa jahe membantu mengurangi mabuk perjalanan. Jadi, jika Anda merasa pusing atau mual dalam kendaraan yang sedang melaju, cobalah minum teh jahe di lain waktu.
2. Mual menyebabkan kemoterapi dan mual di pagi hari
Senyawa aktif dalam jahe, senyawa fenol dan minyak atsiri juga disebut gingerol dapat meredakan mual terkait kehamilan, pembedahan dan kemoterapi.
Baca Juga: Viral! Minum Teh di Pinggir Sungai, Ending Video Ini Berakhir Nyesek
Ini adalah salah satu alternatif terbaik untuk obat anti mual tradisional yang dikonsumsi orang. Ini adalah pengobatan terbaik untuk wanita hamil dan orang yang menjalani kemoterapi yang disarankan untuk tidak menggunakan obat standar.
3. Baik untuk kesehatan jantung dan tekanan darah
Penelitian telah menunjukkan bahwa konsumsi teh jahe secara teratur memiliki efek perlindungan pada kesehatan jantung dan juga menurunkan tekanan darah. Konsumsi teh jahe panas membantu mencegah penggumpalan darah, meredakan mulas, menurunkan kolesterol dan meningkatkan sirkulasi darah.
4. Menurunkan berat badan
Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2012 di Universitas Columbia menemukan bahwa minum teh jahe panas meningkatkan perasaan kenyang dan menghentikan seseorang untuk makan berlebihan. Jahe dapat membantu mengatasi obesitas dan komplikasi terkait obesitas.
5. Mengontrol kadar gula darah
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem