Suara.com - Pengobatan tradisonal sudah lama diandalakan untuk mengatasi berbagai penyakit, salah satunya kunyit. Kunyit sudah lama digunakan untuk ramuan obat tradisional selama berabad-abad.
Satu sendok makan bubuk kunyit mengandung 26 persen kebutuhan mangan harian seseorang, 16 persen kebutuhan zat besi, 5 persen kalium harian dan 3 persen vitamin C harian.
Kunyit juga memiliki sifat anti-inflamasi yang digunakan untuk menghilangkan rasa sakit, memiliki efek antioksidan (yang baik untuk hati), meningkatkan fungsi otak, berperan dalam pencernaan dan banyak lagi.
Anda juga bisa menambahkan lada hitam dengan kunyit untuk membantu bumbu menyerap lebih baik di dalam tubuh sekaligus memberikan manfaat kesehatan tambahan.
Selain kunyit, ada pula teh hijau matcha yang mengandung antioksidan, berfungsi melindungi hati, membantu fungsi otak dan banyak lagi.
Jadi, minum kunyit dan teh hijau bersamaan bisa bermanfaat sebagai pembangkit tenaga antioksidan. Minuman ini akan membantu memperkuat kekebalan yang lemah, tapi juga mencegah timbulnya penyakit kronis.
Apalagi dilansir dari Express, minuman ini dikenal sebagai sumber antioksidan terkaya. Satu cangkir matcha memiliki antioksidan sebanyak 10 cangkir teh hijau.
Matcha juga mengandung antioksidan khusus yang dikenal sebagai katekin untuk membantu menetralkan radikal bebas berbahaya, mengurangi kerusakan sel dan mencegah penyakit kronis.
Gabungan kedua bahan minuman itu bisa memberikan manfaat tak tertandingi. Terlebih, kunyit memberikan dorongan kekebalan ganda.
Baca Juga: Ahli Tegaskan Vaksin Virus Corona Tak Pengaruhi Kesuburan, ini Alasannya!
Berita Terkait
-
Matcha Kemasan Infus Viral, Menarik tapi Picu Dilema Etik Keamanan Pangan
-
5 Rekomendasi Parfum Lokal Aroma Matcha, Wanginya Bikin Rileks
-
4 Fakta Buba Tea Bali yang Viral Jual Matcha Infus, Harga Mulai Rp190 Ribu
-
Daftar Harga Menu Buba Tea Bali: Viral Jual Matcha Kemasan Infus
-
Apa Itu Infus D5? Viral Kemasannya Diduga Dipakai Jual Matcha di Bali
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?