Suara.com - Belanda akan menghentikan perawatan rumah sakit bagi pasien Covid-19 gejala ringan dan sedang. Apa alasannya?
Dilansir ANTARA, rumah sakit di Belanda akan menghentikan semua perawatan nonkritis beberapa pekan mendatang guna menangani peningkatan cepat pasien Covid-19.
Infeksi virus corona di negara itu melonjak 42 persen menjadi 83.240 dalam sepekan hingga Selasa (22/12/2020), menurut Institut Nasional untuk Kesehatan Masyarakat, menyusul rentetan rekor lonjakan harian Covid-19.
Pekan lalu pemerintah Belanda memberlakukan penguncian ketat selama lima pekan, menutup semua sekolah dan pertokoan nonesensial, dalam upaya membendung penyebaran penyakit tersebut.
Kementerian Kesehatan Belanda mengatakan seluruh rumah sakit Belanda akan menghentikan sementara perawatan nonkritis hingga batas waktu yang tak ditentukan, sementara jumlah tempat tidur perawatan intensif di negara tersebut akan ditambah menjadi 1.450.
Menurut kementerian, sejauh ini pihaknya telah menerima dua pasien yang terinfeksi varian baru virus corona, yang sebelumnya muncul di Inggris dan mendorong sebagian besar negara untuk memutus perjalanan dengan Inggris.
Satu dari dua pasien tersebut belum lama ini bertolak ke Inggris, kata Menteri Kesehatan Hugo de Jonge kepada kantor berita ANP.
Berita Terkait
-
Penjelasan Resmi PSSI Soal Pemain Timnas Indonesia Bermasalah Paspor di Liga Belanda
-
Jangan Salah Paham! Ini Beda Skandal Dokumen Malaysia vs Paspoortgate Pemain Timnas Indonesia
-
Bos Eredivisie Beberkan 2 Opsi Agar Pemain Timnas Indonesia Bisa Kembali Bermain di Belanda
-
Titik Terang Polemik Paspor, 4 Pemain Timnas Indonesia Tak Akan Lama Dibekukan Klub Belanda
-
Dean James hingga Justin Hubner Terancam Tak Lagi Bisa Bela Timnas Indonesia Buntut Skandal Paspor
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin