Suara.com - Meski vaksin Covid-19 mungkin akan segera tersedia di tahun 2021, namun berolahraga di studio kebugaran atau gym mungkin masih riskan. Oleh karena itu, Anda juga perlu melakukan berbagai kegiatan termasuk olahraga yang bisa dilakukan di rumah.
Dalam kebutuhan olahraga yang sehat, Suara.com merangkum berbagai olahraga di rumah yang mungkin menjadi tren pada tahun 2021, antara lain:
1. Lompat Tali
Melansir dari Verrywell Mind, lompat tali bisa dilakukan di rumah dan olahraga ini bisa membakar sekitar 220 kalori dalam 20 menit. Untuk pemula, lakukan lompatan 10 hingga 30 detik secara bergantian. Kemudian secara bertahap tingkatkan sesi lompat yang lebih lama.
2. Squat Jump
Squat jump adalah latihan plyometric yang akan menaikkan detak jantung, membakar kalori, dan menambah tenaga pada kaki.
Tidak diperlukan keahlian khusus untuk melakukan olahraga yang satu ini. Namun perlu diperhatikan bahwa olahraga jenis ini merupakan olahraga ntensitas tinggi serta sehingga membutuhkan persendian dan jantung yang kuat.
3. Naik Turun Tangga
Naik tangga adalah latihan kardio yang sangat baik dan Anda dapat menggunakan tangga untuk berbagai latihan lainnya.
Baca Juga: Catat Nih Buat Warga Jember, Berkerumun Saat Tahun Baru Bakal Dibubarkan
Melansir Verywell Mind, jika Anda memiliki anak tangga yang lebih panjang maka lakukan gerakan naik-turun 1 sampai 2 putaran secara bergantian dengan latihan kardio lainnya, seperti lompat tali, jogging di tempat, dan lompat jack.
4. Jogging di Tempat
Jongging di tempat pakai treadmill bisa Anda lakukan dengan posisi mirip lari jogging namun tidak maju maupun mudur. Lebih seperti jalan di tempat namun intensitas lebih tinggi.
Olahraga ini melibatkan detak jantung dan baik untuk pemanasan, meskipun membosankan karena hanya berada di satu tempat.
5. Kickboxing
Kikckboxing adalah posisi di mana Anda meninju dan menendang menggunakan kaki. Anda bisa melakukannya dengan menendang samsak, tas, bahkan udara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?