Suara.com - Artis Hollywood Tanya Robert dikabarkan meninggal dunia akibat sakit infeksi saluran kemih. Sempat menjalani rawat inap di rumah sakit, pemeran film Bond Girl itu meninggal dalam usia 65 tahun pada 4 Januari 2021.
Infeksi saluran kemih (ISK) sering dikaitkan dengan nyeri buang air kecil atau sensasi terbakar. Namun yang dialami Tanya Roberts diketahui juga terjadi komplikasi.
Diduga, infeksi saluran kemih yang diderita Roberts berbeda dari ISK yang lebih umum dialami hingga 60 persen perempuan, kata seorang ginekolog dan spesialis pengobatan seksual dari Women's Healthcare of Princeton, Maria Sophocles. MD., kepada Fox News.
"Memiliki ISK adalah hal yang sangat umum bagi seorang wanita. Beberapa mengalami ISK berulang, yaitu jika Anda terkena ISK dalam waktu tiga bulan sejak infeksi awal," kata Maria.
Maria mengatakan, ISK biasanya mudah diobati dan mudah didiagnosis oleh dokter karena gejala yang ditimbulkannya, seperti rasa terbakar saat buang air kecil, darah dalam urin, atau sering buang air kecil.
"ISK kebanyakan dimulai di saluran kemih bagian bawah, yaitu kandung kemih dan uretra," katanya.
"Selama berada di saluran kemih bagian bawah, itu tidak berbahaya. Tapi juga tidak nyaman," imbuh Maria.
Namun, jika infeksi tidak diobati atau tidak terdeteksi, ISK dapat meningkat dan berdampak pada ginjal atau organ lain. Tidak jelas apakah Roberts memiliki kondisi kesehatan yang mendasarinya, atau apakah dia telah mencari pengobatan untuk ISK sebelum dirawat di rumah sakit.
Kerabat dekat Roberts, Lance O'Brien, mengatakan kepada Fox News bahwa Tanya Roberts mengalami komplikasi dari ISK yang menyebar ke ginjal, hati, dan kantong empedu. Kemudian juga masuk ke dalam darahnya.
Baca Juga: Waspada, Keseringan Menahan Kencing Bisa Berbahaya bagi Kesehatan
Maria melanjutkan, infeksi saluran kemih bagian atas memang jauh lebih mungkin berakibat fatal hingga menyebabkan kematian. Sedangkan ISK bagian bawah, jika cepat mendapat pengobatan yang tepat, tidak mungkin mengalami kondisi parah dan komplikasi.
"Perawatan untuk ISK bagian bawah sederhana. Cukup antibiotik, tiga sampai tujuh hari untuk mengendalikan infeksi bakteri. Setelah berada di saluran kemih bagian atas, Anda mungkin memerlukan antibiotik IV di rumah sakit. Jika Tanya Roberts dirawat, infeksi bakteri tidak terkendali," tuturnya.
Tetap cukup minum adalah kunci dalam mencegah terjadinya ISK, ucap Maria. Seperti memastikan vagina tetap penuh dengan estrogen, terutama bagi wanita yang sudah menopause.
Banyak juga yang percaya bahwa buang air kecil setelah berhubungan seks dapat membantu mencegah infeksi. Karena berhubungan seks dapat menyebabkan bakteri masuk ke vagina. Selain itu juga mengonsumsi vitamin C.
"Ketika kita mengasamkan urin, seperti mengonsumsi suplemen vitamin C, bakteri tidak menyukainya jadi itu tindakan pencegahan lain. Ada juga resep obat yang bukan antibiotik, tapi antibakteri yang mencegah bakteri mengikat dinding kandung kemih," jelas Maria.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
-
Tak Terbukti Lakukan Tindak Pidana, Delpedro Dkk Divonis Bebas!
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
Terkini
-
Stop Target Besar! Rahasia Konsisten Hidup Sehat Ternyata Cuma Dimulai dari Kebiasaan Kecil
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan