Suara.com - Sama halnya dengan sakit gigi, masalah gusi bengkak juga bisa sangat mengganggu. Nafsu makan seseorang bisa berkurang akibar rasa sakit dan tidak nyaman yang timbul akibat gusi bengkak.
Dikutip dari Healthline, masalah gusi bengkak dapat disebabkan karena beberapa faktor meliputi:
- Gingivitis (radang pada area gusi)
- Infeksi (virus atau jamur)
- Malnutrisi
- Gigi palsu atau peralatan gigi yang tidak pas
- Kehamilan
- Kepekaan terhadap pasta gigi atau obat kumur
- Partikel makanan menempel di antara gigi dan gusi
- Efek samping obat
- Ada kemungkinan penyebab lain dari radang dan pembengkakan gusi.
Di bawah ini terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan di rumah untuk mengatasi gusi bengkak. Beberapa cara tersebut antara lain:
1. Sikat setidaknya dua kali sehari dan bersihkan secara teratur
Kebanyakan gusi bengkak disebabkan oleh radang gusi. Salah satu penyebab radang pada gusi yaitu kebersihan mulut. Untuk itu, dalam mengurangi gusi yang bengkak adalah menjaga pertahanan yang kuat yaitu membersihkan wilayah mulut dari kotoran dengan menyikat gigi secara teratur.
2. Pastikan pasta gigi (atau obat kumur) tidak mengiritasi gusi
Jika salah satu penyebab gusi yang bengkak karena pasta gigi atau obat kumur yang digunakan, segera ganti produk tersebut. Hal itu menandakan mulut kita tidak cocok atau alergi dengan bahan yang terkandung dalam pasta gigi atau obat kumur tersebut.
3. Hindari rokok
Produk tembakau, seperti rokok dapat mengiritasi gusi. Oleh karena itu, jika dilihat gusi sering terjadi setelah menggunakan rokok, hal itu harus segera dihentikan. Usahakan untuk tidak merokok karena dapat mengiritasi gusi. Selain itu, iritasi pada gusi juga bisa menyebabkan berbagai penyakit lainnya.
4. Hindari minuman beralkohol
Minuman beralkohol juga menjadi salah satu penyebab gusi yang bengkak. Untuk itu hindari minuman berarkohol karena dapat mengiritasi gusi.
5. Konsumsi buah dan sayur
Makanan yang dikonsumsi akan sangat berpengaruh terhadap kesehatan. Buah dan sayur akan memberikan banyak manfaat bagi tubuh salah satunya kesehatan mulut, gigi, dan gusi. Bisa saja penyebab gusi bengkak karena kurangnya nutrisi yang terdapat dalam makanan yang dikonsumsi.
6. Hindari makanan yang bisa tersangkut di gigi dan gusi
Makanan yang tersangkut di gigi dan gusi harus segera dikeluarkan. Jika tidak, hal itu dapat membuat gigi menjadi sakit dan gusi bengkak. Lebih baik hindari makanan yang mudah tersangkut di antara gigi dan gusi seperti popcorn dan berbagai makanan lainnya.
Baca Juga: Jangan Anggap Sepele, Sakit Gigi Bisa Jadi Tanda Penyakit Jantung Mematikan
7. Jauhi minuman dan makanan manis
Makanan dan minuman yang manis dapat menjadi penyebab sakit gigi. Gigi yang sakit biasanya akan berdampak pada gusi yang bengkak. Oleh karena itu, usahakan untuk menghindari makanan dan minuman yang manis.
Beberapa cara rumahan di atas dapat dilakukan untuk mengatasi dan menghindari gusi yang bengkak. Saat gusi bengkak, usahakan untuk segera mengobatinya agar tidak terjadi peradangan yang semakin parah.
Jika kondisi memburuk, segera hubungin dokter untuk mendapat perawatan medis lebih lanjut. Walaupun terlihat sepele, gusi yang bengkak bisa saja menjadi penyebab penyakit yang lainnya. Oleh karena itu, saat gusi bengkak usahakan untuk segera mengobatinya. (Penulis: Fajar Ramadhan)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan