Suara.com - Aktivitas work from home (WFH) atau bekerja dari rumah nampaknya masih akan berlangsung selama beberapa bulan mendatang.
Ini artinya sebagian besar mobilitas masyarakat akan dihabiskan di rumah, bekerja di depan gadget atau laptop selama berjam-jam.
Salah satu masalah utama WFH adalah, kondisi rumah yang tak seideal kantor untuk bekerja. Hal itu membuat masalah nyeri punggung bagian bawah alias pinggang semakin banyak dikeluhkan masyarakat.
Perlu diingat, untuk mencegah nyeri pinggang bawah saat duduk Anda perlu bergerak minimal 20 menit sekali.
Anda juga bisa mengubah posisi duduk, seperti menyilangkan satu kaki atau posisi miring bergantian setiap sisi.
"Ini akan mengubah jaringan bagian belakang Anda yang mendapatkan beban, sehingga mencegah rasa nyeri," ujar Jeremy James, DC, CSCS, Chiropractor sekaligus Spesialis Sakit Punggung Kronis, mengutip Insider, Jumat (15/1/2021).
Jika kedua cara tidak juga ampuh, berikut 4 cara meredakan sakit pinggang dari James yang bisa diterapkan sehari hari!
1. Lakukan peregangan
Melakukan peregangan atau exercise dengan membentuk posisi tubuh berlawanan dari duduk yang menyebabkan nyeri pinggang selama 15 menit akan membantu.
Latihan peregangan ini akan membantu meningkatkan fleksibilitas dan mengurangi nyeri punggung bagian bawah.
Baca Juga: Instruksi Bupati Bantul Direvisi, Jumlah Pegawai WFH Saat PTKM Ditambah
Salah satu posisi yang bisa dilakukan, seperti berbaring telentang dengan lutut ditekuk, lalu perlahan angkat lutut kiri ke dada selama 5 detik, ulangi sebanyak 10 kali setiap kaki.
2. Mengonsumsi obat
Obata analgesik seperti aspirin, Tylenol (acetaminophen), atau non-steroidal anti-inflammatory drugs (Nsaid) seperti Advil (ibuprofen) atau Aleve (naproxen) bisa membantu meringankan rasa sakit dan peradangan.
3. Gunakan es atau air panas
Mengompres pinggang bawah dengan es atau air yang diisi dengan air dingin bisa meringankan rasa nyeri. Bantal pemanas atau botol berisi air panas juga bisa membantu mengendurkan otot yang tegang.
Penggunakan kompres es atau air panas ini bisa dilakukan 20 hingga 30 menit untuk meringankan sakit pinggang.
4. Terapkan gaya hidup sehat
Orang dengan berat badan berlebih, tidak rutin berolahraga, hingga merokok lebih berisiko mengalami sakit pinggang. Sehingga menurunkan berat badan dengan cara berolahraga teratur, mengonsumsi makanan sehat dan berhenti merokok bisa mengurangi nyeri pinggang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Risiko Halusinasi Medis, Dokter Tetap Tak Tergantikan
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala