Suara.com - Vaksin virus corona Covid-19 dari Pfizer, Moderna dan Oxford adalah ketiga vaksin yang disetujui untuk digunakan di Inggris. Vaksinasi Covid-19 ini pun dilakukan berdasarkan prioritas yang ditetapkan oleh Komite Bersama Vaksinasi dan Imunisasi (JCVI).
Adapun orang yang masuk dalam kelompok prioritas adalah penghuni panti jompo dan pengasuhnya, orang di atas usia 80 tahun dan petugas kesehatan.
Saat ini, vaksin Covid-19 sedang didistribusikan kepada orang-orang dalam kelompok ini di beberapa rumah sakit dan apotek di Inggris.
Tetapi, vaksinasi Covid-19 juga diberikan di ratusan pusat vaksinasi yang dipimpin oleh GP di seluruh negeri dan pusat vaksinasi yang lebih besar.
Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock pun mengatakan setengah dari semua orang yang berusia di atas 80 tahun telah menerima vaksin Covid-19 pertama mereka.
"Setiap satu kali suntikan vaksin membawa kita selangkah lebih dekat dengan kehidupan normal," kata Sekretaris Kesehatan Inggris dikutip dari Express.
NHS juga memberi tahu mereka yang berusia 70-75 tahun ke atas yang rentan secara klinis juga akan diprioritaskan mendapatkan vaksinasi Covid-19.
Karena, memvaksin kelompok orang yang rentan terinfeksi virus corona Covid-19 dan menderita kondisi parah adalah tujuan utamanya.
Tetapi, apakah seseorang bisa mengonsumsi parasetamol setelah suntik vaksin Covid-19?
Baca Juga: Alasan Varian Baru Virus Corona Afrika Selatan Berbahaya, Lebih Menular?
NHS mengatakan sebagian besar efek samping vaksin Covid-19 ringan dan tidak boleh bertahan lebih dari seminggu.
Efek sampingnya termasuk nyeri lengan di tempat suntikan, kelelahan, sakit kepala dan rasa sakit. Dalam kondisi ini, seseorang bisa mengonsumsi obat pereda nyeri, seperti parasetamol.
Jadi, Anda boleh saja mengonsumsi parasetamol setelah suntik vaksin Covid-19 untuk mengatasi efek sampingnya. Tetapi, sangat disarankan Anda mengonsumsinya dengan berdasarkan konsultasi dokter terlebih dahulu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya