Suara.com - Penyakit menular seksual (PMS) ditularkan dari orang ke orang melalui seks vaginal, anal, atau oral. PMS sangat umum terjadi dan memiliki banyak jenis. Kebanyakan PMS dapat disembuhkan melalui penggunaan antibiotik atau obat antivirus. Namun, masih ada empat PMS yang tidak dapat disembuhkan.
Meskipun tidak dapat disembuhkan, infeksi ini dapat ditangani atau dirawat dengan pengobatan. Melansir dari Healthline, berikut empat PMS yang tidak bisa disembuhkan sepenuhnya, antara lain:
1. Hepatitis B
Hepatitis B adalah salah satu penyebab utama kanker hati. Bayi biasanya menerima vaksin untuk melawan infeksi ini saat lahir tetapi banyak orang dewasa yang lahir sebelum tahun 1991 mungkin belum menerima vaksin tersebut.
Kebanyakan kasus hepatitis B tidak menimbulkan gejala dan kebanyakan orang dewasa dapat melawan infeksinya sendiri. Melansir The Guardian, berikut beberapa gejala hepatitis B, antara lain:
- Penyakit kuning (kulit atau bagian putih mata menguning, dan kencing berubah menjadi coklat atau oranye).
- Kotoran berwarna terang.
- Demam
- Kelelahan yang berlangsung selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan.
- Gangguan perut, seperti kehilangan nafsu makan, mual, dan muntah.
Sakit perut.
2. Herpes
Herpes adalah salah satu dari dua PMS virus kronis. Herpes sangat umum di mana menyerang lebih dari 500 juta orang yang diperkirakan mengidap herpes di seluruh dunia.
Herpes menyebar melalui kontak kulit ke kulit. Banyak penderita herpes mungkin tidak menyadarinya karena tidak menunjukkan gejala. Namun bila ada gejala, maka yang muncul berupa luka yang menyakitkan di sekitar alat kelamin atau anus.
Untungnya, herpes dapat dirawat dengan obat antivirus yang mengurangi wabah dan risiko penularan. Jika Anda menderita herpes dan menunjukkan gejala, bicarakan dengan dokter tentang obat antivirus yang tepat untuk Anda.
Baca Juga: Ketahui Masa Jendela Periksa Virus HIV Sebelum Menularkan ke Orang Lain
3. Human Immunodeficiency Virus (HIV)
HIV adalah PMS virus kronis lainnya. Berkat pengobatan modern, banyak orang dengan HIV dapat hidup lama dan sehat tanpa risiko menulari orang lain melalui seks.
Pengobatan utama untuk HIV disebut terapi antiretroviral. Obat ini mengurangi jumlah HIV dalam darah ke tingkat yang tidak terdeteksi.
4. Human Papillomavirus (HPV)
HPV sangat umum di mana sekitar 9 dari 10 orang yang aktif secara seksual akan tertular HPV. Sekitar 90 persen infeksi ini hilang dalam dua tahun setelah deteksi. Namun, HPV masih belum dapat disembuhkan dan dalam beberapa kasus, dapat menyebabkan berbagai masalah, seperti:
- Kutil kelamin
- Kanker serviks
- Kanker mulut
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
Terkini
-
Empati Sejak Dini, Ramadan Jadi Momen Orang Tua Tanamkan Nilai Kebaikan pada Anak
-
Stop Target Besar! Rahasia Konsisten Hidup Sehat Ternyata Cuma Dimulai dari Kebiasaan Kecil
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab