Suara.com - Artis Vanessa Angel mengaku sudah 6 bulan lamanya tidak mengalami menstruasi atau haid. Ibu satu anak itu menduga dirinya kembali mengandung, apalagi ditambah perutnya yang kian membesar.
Normalnya, perempuan usia produktif akan mengalami haid sebulan sekali atau setiap 28 hingga 36 hari, dan berlangsung selama 11 hingga 13 kali dalam satu tahun.
Seperti yang dialami Vanessa, disebut menstruasi tidak lancar bila menstruasi terjadi kurang dari 21 hari atau tidak mengalami menstruasi lebih dari 35 hari.
Lantas apa penyebab haid tidak lancar? Lima hal ini mungkin jadi penyebabnya, mengutip Alodokter, Jumat (22/1/2021).
1. Menopause
Menjelang menopause, menstruasi bisa menjadi tidak lancar. Ini karena hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh menjadi tidak teratur.
2. Kehamilan
Jika menstruasi Anda terhenti atau terlambat, cobalah melakukan pemeriksaan untuk memastikan apakah Anda hamil. Dokter biasanya akan merekomendasikan tes kehamilan dan USG.
3. Alat kontrasepsi
Menggunakan alat kontrasepsi, seperti IUD (spiral), KB suntik, atau pil KB, memang bisa menyebabkan perubahan berupa flek di antara siklus menstruasi. IUD bisa menyebabkan darah yang keluar lebih banyak dari biasanya atau nyeri perut pada saat menstruasi.
Dapat juga terjadi keluarnya sedikit darah pada awal penggunaan pil KB, namun ini akan berhenti setelah beberapa bulan penggunaan.
4. Pola hidup sehari-hari
Jika berolahraga terlalu keras atau berat badan Anda turun drastis, hal itu bisa menyebabkan menstruasi tidak lancar atau tidak teratur. Begitu pula dengan berat badan yang berlebih atau obesitas.
Baca Juga: Biar Menstruasi Lancar, Konsumsi Teratur 5 Makanan Ini
Tidak hanya perubahan berat badan, stres, kurang tidur seperti mengalami gangguan kelenjar pineal, juga bisa memengaruhi siklus menstruasi.
5. Sindrom ovarium polikistik (PCOS)
PCOS adalah kumpulan gejala yang disebabkan oleh terbentuknya kista-kista kecil di dalam indung telur. Keberadaan kista ini membuat hormon menjadi tidak seimbang. Testosteron dapat meningkat melebihi batas normal, yang mana seharusnya pada wanita hanya terdapat sedikit hormon testosteron.
Ketidaknormalan juga terjadi kepada proses pelepasan sel telur. Ini menyebabkan wanita dengan PCOS tidak mengalami menstruasi, atau mengalami menstruasi tetapi darah yang keluar hanya sedikit. Sebagian wanita dengan PCOS juga mungkin akan mengalami keluhan lain, seperti tumbuh kumis atau rambut di bagian tubuh tertentu.
6. Masalah pada tiroid
Pada bagian leher Anda terdapat kelenjar tiroid yang memproduksi hormon yang dapat mengatur metabolisme tubuh. Jika tiroid Anda bermasalah, maka menstruasi Anda juga akan terpengaruh. Konsultasikan hal ini kepada dokter spesialis endokrin. Dokter akan melakukan tes darah untuk melihat bagaimana kadar hormon tiroid dalam darah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026