Suara.com - Penyakit menular menyebar dari orang ke orang melalui kontak langsung atau tidak langsung. Penyakit menular ini biasanya disebabkan oleh virus, bakteri, parasit dan jamur.
Contoh penyakit menular, seperti malaria, campak, penyakit pernapasan dan sekarang ada virus corona Covid-19. Salah satu tindakan pencegahan sederhana untuk menghindari penyakit menular, seperti sering mencuci tangan.
Tapi dilansir dari Healthline, Anda juga harus mengetahui cara penyebaran penyakit menular, seperti kontak langsung dan tidak langsung.
Kontak langsung
Penyakit infeksi seringkali menyebar melalui kontak langsung. Jenis kontak langsung meliputi:
1. Sentuhan
Penyakit menular biasanya ditularkan melalui kontak langsung dari orang ke orang. Penularan terjadi ketika orang yang terinfeksi menyentuh atau menukar cairan tubuh dengan orang lain.
Kontak langsung ini bisa terjadi sebelum orang yang terinfeksi menyadari penyakitnya. Salah satu penyakit menular yang bisa ditularkan melalui cara ini adalah penyakit menular seksual (PMS).
Wanita hamil juga dapat menularkan penyakit menular kepada anak-anaknya yang belum lahir melalui plasenta. Contohnya PMS, yang juga termasuk gonore.
Baca Juga: Meski Bisa Dirawat, 4 Penyakit Menular Seksual Berikut Tak Bisa Disembuhkan
2. Tetesan yang menyebar
Percikan tetesan air saat batuk dan bersin bisa menyebarkan penyakit menular. Bahkan Anda bisa menginfeksi orang lain melalui tetesan pernapasan tubuh ketika Anda berbicara.
Kontak tidak langsung
Penyakit infeksi juga dapat menyebar secara tidak langsung melalui udara dan mekanisme lainnya. Sebagai contoh:
1. Penularan melalui udara
Beberapa agen penular bisa melakukan perjalanan jauh dan tetap melayang di udara untuk waktu yang lama. Anda bisa tertular penyakit seperti campak dengan memasuki ruangan setelah seseorang yang menderita campak pergi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
Terkini
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala
-
Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak