2. Benda atau permukaan yang terkontaminasi
Beberapa organisme dapat hidup pada objek dalam waktu singkat. Jika Anda menyentuh suatu benda, seperti gagang pintu yang telah terkontaminasi orang dengan penyakit menular, maka Anda berisiko tertular.
Penularan terjadi saat Anda menyentuh mulut, hidung, atau mata sebelum mencuci tangan secara menyeluruh. Kuman juga dapat menyebar melalui produk darah dan persediaan medis yang terkontaminasi.
3. Makanan dan air minum
Penyakit juga bisa ditularkan melalui makanan dan air yang terkontaminasi e. coli yang sering ditularkan melalui produk yang tidak ditangani dengan benar atau daging yang kurang matang. Makanan kalengan yang kurang higenis juga bisa menjadi tempat berkembang biaknya Clostridium botulinum.
4. Kontak hewan dan manusia
Beberapa penyakit menular dapat ditularkan dari hewan ke manusia. Hal ini dapat terjadi saat hewan yang terinfeksi menggigit atau mencakar Anda atau saat Anda menangani kotoran hewan.
5. Hewan reservoir
Penularan penyakit dari hewan ke hewan terkadang dapat menular ke manusia. Zoonosis terjadi ketika penyakit ditularkan dari hewan ke manusia. Penyakit zoonosis meliputi antraks, rabies, wabah dari hewan pengerat dan virus west nile dari burung.
Baca Juga: Meski Bisa Dirawat, 4 Penyakit Menular Seksual Berikut Tak Bisa Disembuhkan
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
Terkini
-
Empati Sejak Dini, Ramadan Jadi Momen Orang Tua Tanamkan Nilai Kebaikan pada Anak
-
Stop Target Besar! Rahasia Konsisten Hidup Sehat Ternyata Cuma Dimulai dari Kebiasaan Kecil
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab