Suara.com - Para ahli mengatakan bahwa ada penurunan besar dalam kesejahteraan pribadi dan harga diri remaja perempuan sejak sekitar usia 14 tahun yang dipicu oleh media sosial.
Selain itu, tingkat depresi juga memburuk pada anak hingga remaja perempuan ketika mereka merasa tidak berharga dan tidak bahagia dengan penampilannya.
Hal itu diperburuk dengan perbedaan dengan anak laki-laki yang dapat membuat kepercayaan diri menurun apabila dianggap kurang pandai.
Ahli juga mengungkapkan bahwa pandemi Covid-19 telah membuat satu dari enam anak mengalami masalah kesehatan mental, dengan adanya isolasi, kurangnya olahraga, dan penutuan sekolah.
Pernyataan tersebut merupakan hasil dari studi yang dilakukan oleh Education Policy Institute (EPI) dan The Prince’s Trust dari pengamatan terhadap pengalaman anak remaja berusia 11,14, dan 17 tahun, lapor The Sun.
"Penelitian ini menunjukkan bahwa kesehatan mental kaum muda di Generasi Z menurun tajam saat mereka memasuki masa remaja," jelas Whitney Crenna-Jennings, Peneliti Senior Kesehatan Mental, Kesejahteraan dan Inklusi, di EPI.
Ia melanjutkan bahwa hal itu terjadi, khususnya, pada anak remaja perempuan. "Kemiskinan, penggunaan media sosial yang berlebihan dan kurangnya olahraga fisik adalah faktor-faktornya," sambungnya.
Menurut Whitney, kaum muda menghadapi tantangan yang signifikan dalam tahap perkembangan ini, ditambah dengan adanya pandemi.
"Tetapi generasi ini juga harus menghadapi pandemi yang akan membuat mereka 'kelaparan' akan hubungan dan pengalaman penting yang dibutuhkan untuk mendukung perjalanan masa remaja mereka," tandasnya.
Baca Juga: Apa itu Bipolar? Kenali Penyebab hingga Gejala Gangguan Mental
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!