Suara.com - Apa itu bipolar? Sebaiknya Anda tahu penyebab dan gejala bipolar. Agar segera dapat mendapat penanganan dari ahli dan tidak menjadi gangguan mental yang memberatkan diri kalian.
Bipolar disorder atau gangguan bipolar merupakan gangguan mental yang membuat perasaan labil dan menyebabkan terjadinya perubahan mood yang ekstrem.
Misalnya seorang pengidap gangguan bipolar sedang merasa sangat bahagia dan kemudian berubah menjadi sangat sedih. Perasaan yang sangat senang disebut fase manik atau hipomanik sedangkan untuk perasaan sedih disebut sebagai depresi.
Pengidap bipolar yang sedih akan merasa sangat tertekan, kehilangan harapan dan kehilangan semangat untuk menjalani hari namun jika bahagia, perasaan akan menjadi semangat dan bergairah.
Penyebab gangguan bipolar masih belum diketahui, namun gangguan ini memiliki dugaan dampak dari adanya gangguan senyawa alami yang berfungsi pada otak atau neurotransmitter. Gangguan bipolar ini memiliki beberapa faktor risiko yang sebagai penyebab gangguan bipolar.
- Genetik
Peneliti menemukan bahwa orang dengan gen tertentu akan lebih mungkin dapat mengembangkan gangguan bipolar. - Lingkungan sosial
Faktor selanjutnya adalah lingkungan. Anak-anak dengan orang tua pengidap bipolar dapat menjadikan lingkungan tersebut rentang terhadap bipolar. Selain bipolar, anak juga dapat mengembangkan gangguan mental yang lai nseperti depresi dan skizofrenia. - Riwayat Keluarga
Riwayat keluarga dapat menjadi faktor penyebab adanya bipolar. Gangguan bipolar yang telah terjadi pada orang dengan riwayat keluarga yang mengembangkan bipolar sebelumnya. - Struktur Otak
Gangguan bipolar terjadi disebabkan karena gangguan pada struktur otak dan senyawa alami yang disebut neurotransmitter berpengaruh pada kondisi gangguan ini.
Gejala Bipolar
Gangguan bipolar ini terdiri dari dua fase yakni fase mania (naik) dan fase depresi (turun).
Pada fase mania, pengidap bipolar akan terlihat bersemangat, bergairah dan berenergi. Pada fase depresi, pengidap bipolar akan terlihat sedih, tertekan, kehilangan harapan dan tidak bersemangat.
Baca Juga: Bukan Cuma Fisik, Gangguan Mental Juga Berisko Meninggal Akibat Covid-19
Pengidap bipolar mengalami keadaan normal antara mania dan depresi. Namun ada juga yang akan mengalami rapid cycling atau perubahan mania menuju depresi maupun sebaliknya dengan cepat dan bahkan secara bersamaan. Gejala tersebut disebut sebagai mixed state.
Faktor Risiko Gangguan Bipolar
Faktor berikut ini dapat meningkatkan risiko atau kemungkinan seseorang terkena gangguan bipolar. Faktor teersebut antara lain:
- Stress yang tinggi
- Penyalahgunaan Narkoba
- Memiliki keluarga pengidap bipolar dan gangguan mental lainnya.
- Mengalami peristiwa kehilangan secara tiba-tiba seperti kematian orang terdekat
Sekarang apakah kalian sudah paham apa itu bipolar? Segera periksa ke dokter jika kalian mengalami gejala seperti di atas.
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah