Suara.com - Anda seorang vegan? Bersyukurlah, karena dengan menjadi penyuka sayur dan meninggalkan aneka daging, unggas, ikan, produk susu, dan telur, Anda akan mendapat banyak keuntungan.
Menurut ahli gizi Shanthi Appelö, RD, juru bicara kesehatan dan kebugaran untuk Blue Cross Blue Shield of Michigan, pola makanan vegan dapat memberikan manfaat untuk kesehatan dan juga lingkungan.
Dilansir dari Womens Health Mag, makanan nabati seringkali bersifat anti-inflamasi, juga dapat membantu mengatur pencernaan. Makan lebih banyak produk nabati juga dapat mengurangi risiko seseorang terkena kondisi kronis, termasuk penyakit jantung dan diabetes, demikian ungkap ahli gizi Stephanie McKercher, RDN.
Nutrisi dalam produk nabati juga dapat membantu meningkatkan kolesterol sehat, tekanan darah, dan juga kadar gula darah.
Selain itu, menurut sebuah ulasan yang diterbitkan dalam Journal of Cleaner Production, mengadopsi cara makan tanpa daging dan susu adalah salah satu cara terbaik untuk mengurangi dampak terhadap lingkungan.
"Makan lebih banyak produk nabati akan mengurangi jejak karbon Anda, karena produksi ternak bertanggung jawab atas sebagian besar emisi gas rumah kaca global," ungkap ahli gizi Alexis Joseph, RD.
Makanan vegan kurang bervariasi? Anda salah! Ada banyak makanan yang bisa Anda adopsi. Selain sayur dan buah-buahan, Anda bisa mengonsumsi aneka biji-bijian, kacang-kacangan, jamur, dan aneka rempah.
Beberapa orang mungkin khawatir kekurangan nutrisi ketika mengadopsi pola makan vegan. Tapi tidak perlu khawatir. Anda bisa menambahnya dengan suplemen tertentu seperti vitamin B12, kalsium, zat besi, dan seng.
Bagaimana, sudah siap beralih menjadi vegan? (Aflaha Rizal)
Baca Juga: Mau Ikutan Tren Veganuary? Ini 5 Tips Sederhana ala Selebriti Dunia
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia