Suara.com - Beberapa makanan seperti kentang goreng, nugget hingga burger biasanya akan terasa kurang jika tidak tersaji dengan saus tomat botolan.
Banyak orang berpikir bahwa saus tomat tidaklah berbahaya karena mengandung tomat yang bernutrisi. Meski demikian, saus tomat botolan tidaklah sehat, jadi jangan biarkan anak Anda terlalu banyak mengonsumsinya.
Berlebihan mengonsumsinya bisa membawa beberapa masalah kesehatan dalam jangka panjang. Dilansir dari NDTV, berikut beberapa alasan mengapa saus tomat perlu dibatasi.
1. Mengandung cuka dan gula suling
Cuka suling yang digunakan untuk membuat saus ini sama sekali tidak sehat. Itu terbuat dari jagung transgenik yang dicampur dengan bahan kimia dan pestisida. Hal ini membuat saus tomat ini sangat tidak sehat dan karenanya harus dihindari.
2. Konsentrat tomat
Tomat konsentrat pada dasarnya adalah mengambil tomat dan memasaknya. Tomat disaring untuk mengeluarkan bijinya dan kulitnya, dan dimasak kembali. Ini berlangsung selama beberapa jam dan pada suhu yang sangat tinggi. Cara ini akan menghilangkan semua vitamin dan mineral penting yang secara alami terkandung dalam tomat.
3. Tinggi sirup jagung fruktosa
Bahan utama dalam saus tomat adalah sirup jagung fruktosa tinggi yang sangat tidak sehat dan beracun. Itu dihasilkan dari jagung yang telah dimodifikasi secara genetik.
Baca Juga: Meski Sering Berolahraga, Kelebihan Berat Badan Tetap Rugikan Jantung
Sirup jagung meningkatkan kadar gula darah dan dikaitkan dengan obesitas, diabetes, penyakit jantung, penurunan sistem kekebalan, dan banyak lagi.
4. Nol nilai gizi
Saus tomat hampir tidak mengandung protein, serat, vitamin dan mineral. Jangan lupa bahwa sausnya tinggi gula dan natrium. Jadi, selain menambah cita rasa masakan, saus tomat sama sekali tidak memiliki manfaat kesehatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!
-
Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini
-
IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik
-
Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada
-
Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga