Suara.com - Banyak orang yang merasa lelah atau lesu pada saat jam siang hari. Kekurangan energi dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari dan membuat Anda kurang produktif.
Tidak heran, jenis dan jumlah makanan yang Anda makan memainkan peran penting dalam menentukan tingkat energi Anda sepanjang hari. Meskipun semua makanan memberi energi, beberapa makanan mengandung nutrisi yang dapat membantu meningkatkan tingkat energi Anda dan menjaga kewaspadaan dan fokus Anda sepanjang hari.
Melansir dari Healthline, berikut daftar 5 makanan yang telah terbukti membantu meningkatkan tingkat energi:
- Pisang
Pisang menjadi salah satu makanan terbaik untuk energi dalam tubuh. Buah ini memiliki sumber karbohidrat kompleks, kalium, dan vitamin B6 yang sangat baik, yang semuanya dapat membantu meningkatkan tingkat energi Anda.
- Nasi Merah
Nasi merah merupakan makanan yang sangat bergizi. Dibandingkan dengan nasi putih, ini lebih sedikit diproses dan lebih mempertahankan nilai gizi dalam bentuk serat, vitamin, dan mineral.
Selain itu, berkat kandungan seratnya, beras merah memiliki indeks glikemik yang rendah. Oleh karena itu, ini dapat membantu mengatur kadar gula darah dan meningkatkan tingkat energi yang stabil sepanjang hari.
- Kopi
Baca Juga: Asupan Gula Anak Bisa Mempengaruhi Kesehatan Pencernaan
Telur bukan hanya makanan yang sangat memuaskan, tetapi juga penuh energi yang dapat membantu mengisi hari Anda. Minuman ini dikemas dengan protein, yang dapat memberi Anda sumber energi yang stabil. Selain itu, leusin adalah asam amino paling melimpah dalam telur, dan diketahui dapat merangsang produksi energi dalam beberapa cara.
Leusin dapat membantu sel mengambil lebih banyak gula darah, merangsang produksi energi dalam sel, dan meningkatkan pemecahan lemak untuk menghasilkan energi.
-TELUR
Telur bukan hanya makanan yang sangat memuaskan tetapi juga penuh energi yang dapat membantu mengisi hari Anda. Mereka dikemas dengan protein, yang dapat memberi Anda sumber energi yang stabil dan berkelanjutan.
Selain itu, leusin adalah asam amino paling melimpah dalam telur, dan diketahui dapat merangsang produksi energi dalam beberapa cara.
Leusin dapat membantu sel mengambil lebih banyak gula darah, merangsang produksi energi dalam sel, dan meningkatkan pemecahan lemak untuk menghasilkan energi. Apalagi telur kaya vitamin B. Vitamin-vitamin ini membantu enzim menjalankan perannya dalam proses memecah makanan untuk energi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!