Gondok pada seseorang juga berbeda-beda. Hal ini tergantung penyebabnya. Oleh karena itu gondok memiliki berbagai jenis, di antaranya:
Gondok koloid (endemik)
Gondok jenis ini berkembang karena kurangnya yodium pada seseorang. Hal ini yang menyebabkan tubuh kekurangan hormon sehingga membuat tiroid membengkak. Biasanya jenis ini sering terjadi di wilayah yang jarang mengonsumsi yodium.
Gondok tidak beracun (sporadis)
Penyebab gondok yang satu ini belum diketahui. Terdapat kemungkinan gondok ini disebabkan karena obay-obatan yang dikonsumsi. Gondok jenis ini jinak. Biasanya mereka tidak mempengaruhi produksi hormon di dalam tubuh.
Gondok nodular atau multinodular toksik
Gondok jenis ini karena adanya nodul yang membesar di tiroud. Hal ini meyebabkan tubuh menghasilkan hormon yang berlebihan (hipertiroidisme).
Dilansir dari healthline, gondok bisa diobati dengan berbagaiu hal, antara lain:
Pengobatan
Baca Juga: Awas, Seks Oral di Usia Muda Tingkatkan Risiko Kanker Mulut & Tenggorokan
Tiroid bisa diatasi dengan mengonsumsi obat-obatan dari dokter untuk mengurangi peradangan. Biasanya obat yang diberikan juga berguna untuk orang-orang penderita tiroiditis.
Operasi
Salah satu mengatasi gondok yaitu dengan operasi pengangkatan tiroid. Hal ini dikenal dengan nama tiroidektomi, yaitu pengangkatan tidoid yang tumbuh terlalu besar dan tidak merespons dengan obat yang diberikan.
Yodium radioaktif (RAI)
RAI dapat berguna untuk mengurangi gejala pada gondok. RAI akan dicerna secara oral dan mengalir ke tiroid seseorang. RaAI juga akan menghancurkan jaringan tiroid yang terlalu aktif.
Perawatan rumah
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat
-
Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama
-
Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta
-
Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem
-
Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius
-
Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa