Suara.com - Mungkin ada orang terdekat Anda terlihat tetap kurus meski banyak makan. Dalam hal ini, ada berbagai kemungkinan alasan yang memengaruhi seperti metabolisme, gen, hingga olahraga.
Melansir dari Times of India, metabolisme yang cepat bukan satu-satunya alasan di baliknya. Jawaban atas pertanyaan ini cukup kompleks karena beberapa faktor berperan pada orang yang tak menggemuk meski banyak makan.
Faktor pertama yang dapat membantu orang tetap kurus adalah tingkat aktivitas fisik mereka. Di sini tetap aktif secara fisik tidak hanya berarti menghabiskan waktu berjam-jam di gym. Anda hanya perlu bergerak lebih banyak sepanjang hari atau melakukan pekerjaan rumah tangga.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa banyak orang dipengaruhi secara genetik untuk menggerakkan tubuh mereka lebih banyak daripada yang lain. Hal ini yang kemudian membantu mereka membakar sejumlah besar kalori dan mempertahankan berat badan yang sehat.
Selain itu, beberapa orang membakar lebih banyak kalori dengan melakukan olahraga yang sama dibanding lainnya.
Sementara faktor kedua yang berpengaruh adalah peran genetik. Genetika memainkan peran utama dalam kecenderungan seseorang untuk menambah atau mengurangi berat badan.
Menurut sebuah studi tahun 2019 yang diterbitkan dalam PLOS Genetics menunjukkan bahwa lebih dari 250 wilayah DNA yang berbeda dapat dikaitkan dengan obesitas. Untuk studi tersebut, para peneliti memeriksa data yang dikumpulkan dari 1.622 orang sehat dengan indeks massa tubuh (BMI) rendah, 1.985 orang dengan obesitas berat dan 10.433 orang kontrol dengan berat badan normal.
Di akhir penelitian, mereka menyimpulkan bahwa partisipan kurus memiliki lebih sedikit gen yang terkait dengan obesitas.
Baca Juga: Hanya Menyerang Perempuan, Kenali Apa Itu Sindrom Turner
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
Pilihan
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
Terkini
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026