Suara.com - Olahraga dalam bentuk apapun dan kapanpun umumnya bermanfaat bagi kesehatan.
Namun jika tujuan Anda berolahraga untuk memaksimalkan respons fisiologis bawaan tubuh Anda dan mengembangkan metabolisme serta menurunkan berat badan maka olahraga di sore hari menjadi waktu yang utama. Olahraga ini juga baik untuk penderita diabetes tipe 2.
Melansir dari Eat This, menurut penelitian menunjukkan bahwa olahraga di sore hari mengarah pada adaptasi metabolik yang lebih jelas dibandingkan dengan olahraga di pagi hari pada orang yang mengalami gangguan metabolisme atau menderita diabetes tipe-2.
Terlebih lagi, para peneliti menyimpulkan, bahwa olahraga sore hari memicu manfaat yang lebih besar pada peningkatan kapasitas olahraga dan penurunan kandungan lemak tubuh. Penelitian ini diterbitkan pada bulan Desember pada jurnal Physiological Reports.
Studi tersebut dilakukan oleh para ilmuwan di Maastricht University Medical Center di Belanda mencoba menganalisis hubungan antara waktu olahraga dan diabetes.
Setelah membandingkan efek olahraga pada pria yang berolahraga di pagi hari (8 pagi hingga 10 pagi) hingga sore hari (3 sore hingga 6 sore), para peneliti menyimpulkan bahwa olahraga sore hari memiliki efek yang lebih besar.
"Kita mendapatkan gelombang energi tepat sebelum senja," catat peneliti. Sore hari juga menjadi waktu terbaik untuk meningkatkan metabolisme dan menurunkan berat badan.
Selain itu, jika Anda ingin mencoba olahraga berat selama jam-jam sore, maka olahraga ini bisa mendorong kehilangan lemak 29 persen lebih banyak daripada olahraga di pagi hari.
Baca Juga: Dua Kunci Cegah Penyakit Kronis, Makan Sehat dan Olahraga
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak