Suara.com - Usai berolahraga, kulit kepala tentunya jadi bagian yang tak luput dari keringat. Dampaknya juga membuat rambut mejadi lepek.
Meski begitu, selesai olahraga sebenarnya tidak harus selalu keramas.
Penata rambut selebriti internasional Wesley O'Meara menyarankan, cara mengikat rambut harus disesuaikan dengan tingkat olahraga yang akan dilakukan. Agar keringat tidak terlalu membasahi area rambut.
Jika melakukan olahraga ringan dan kemungkinan tidak terlalu banyak menimbulkan keringat seperti pilates atau yoga, disarankan untuk tidak mengikat rambut terlalu ketat. O'Meara mencontohkan seperti mengepang longgar.
"Anda juga mungkin bisa melewatkan keramas hari itu (selesai olahraga)," kata O'Meara dikutip dari The Cut.
Untuk tingkat keringat sedang, seperti usai olahraga aerobik, disarankan mengingat rambut seperti ekor kuda. Pastikan juga rambut tersisir rapi sehingga tidak ada yang menggumpal kusut.
Mengikat rambut dengan ekor kuda juga bisa dilakukan jika tingkat keringat tinggi seperti usai olahraga CrossFit atau long run. Hanya saja rambut yang basah harus benar-benar dikeringkat selesainya.
Keramas tidak harus selalu dilakukan, apalagi jika olahraga dengan intensitas tinggi dilakukan hampir setiap hari.
"Cobalah melewatkan sampo dan gunakan kondisioner (tanpa bilas) sampai ujungnya," saran O'Meara. Ia menambahkan bahwa cara itu untuk membantu melembapkan rambut.
Baca Juga: Alami Kondisi Genetik Unik, 6 Generasi Punya Bercak Putih di Rambut
Menurutnya, tidak perlu keramas setiap hari jika melakukan latihan kardio berat setiap hari. Cukup keramas dua hingga tiga kali seminggu. Terpenting, kata O'Meara adalah menjaga kelembaban rambut.
Rambut lembab tidak harus selalu dengan mencucinya setiap hari, tetapi juga bisa hanya dengan menggunakan kondisioner tanpa bilas.
“Keringat yang berlebihan dapat melemahkan helai rambut dan memperpendek usia rambut Anda. Inilah mengapa penting untuk mengunci kelembapan, menahan diri agar tidak lebih mengeringkan rambut Anda dengan keramas berlebihan, dan menggunakan produk pelembab untuk menjaga helai rambut tetap terhidrasi," paparnya.
Keringat sebenarnya cairan garam alami yang dikeluarkan tubuh. Menurut O'Meara, keringat dikulit kepala tidak setelah latihan fisik tidak terlalu buruk.
Ia mengatakan bahwa keringat berbeda dengan minyak yang membuat rambut jadi lepek. Tetapi keringat berbau dan terlalu banyak juga dapat membuat rambut menjadi lemas.
Karenanya, ia menyarankan sebelum berolahraga untuk memakai sampo kering. Tujuannya, untuk menyerap keringat selama latihan agar tidak berlebihan.
Berita Terkait
-
3 Rekomendasi Shampo Terbaik untuk Mengatasi Hairline Mundur: Rambut Tebal, Rontok Berkurang
-
5 Obat Penumbuh Rambut Terbaik di Apotek, Solusi Rontok dan Botak
-
5 Sampo Rosemary untuk Atasi Kebotakan, Rambut Segar dan Kuat Seharian
-
4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
-
Hair Dryer Canggih Hadir dengan Teknologi Ion dan Kolagen untuk Rambut Lebih Sehat
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!