Suara.com - Stres karena kebanyakan pikiran? Coba saja lakukan tiga aktivitas ini secara berulang, dijamin bisa bikin otak tenang.
Ya, melakukan aktivitas yang berulang dapat membantu mengelola stres dan menenangkan otak, sehingga meningkatkan kesehatan jiwa dan fisik.
Sebab stres bisa memicu ketidakbahagiaan dan kecemasan, yang menciptakan krisis kesehatan bagi manusia.
Saat stres, tubuh melepaskan ledakan bahan kimia seperti adrenalin, yang dapat membantu menyediakan energi untuk menyelesaikan tugas tertentu.
Tetapi dalam jangka panjang, stres yang tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan masalah kesehatan yang signifikan.
Untuk itu demi menenangkan pikiran, melakukan aktivitas simpel dan berulang bisa jadi solusi. Melansir dari Healthshots, berikut tiga aktivitas yang bisa kamu lakukan:
Olahraga rutin
Harvard Health Publishing menyebutkan, olahraga dapat menurunkan kadar hormon stres pada tubuh, seperti adrenalin dan kortisol.
Hal ini juga merangsang produksi endorfin, bahan kimia di otak yang merupakan penghilang rasa sakit alami tubuh dan pengangkat suasana hati.
Baca Juga: Lebih Baik Mana, Mewarnai Kuku Pakai Kuteks atau Bahan Tradisional?
Olahraga ini berkontribusi terhadap perubahan faktor perilaku yang digabungkan dengan rutinitas yang berulang. Ketika transformasi fisik tubuh akan terjadi, tingkat kesejahteraan emosional juga akan meningkat, karena peningkatan citra diri dan juga peningkatan kepercayaan diri.
Jalan kaki
Menurut Harvad Publishing, jalan kaki merupakan cara yang bagus untuk berolahraga, juga bersantai pada saat bersamaan. Saat kamu bergerak dan bernapas secara ritmis, kamu berkesempatan menyadari rasa sensasi yang ada di tubuhmu.
Selain itu, melakukan jalan kaki juga dapat membuat diri terasa rileks.
Kegiatan mewarnai juga bisa kamu lakukan untuk menenangkan otak dari rasa stres.
Berita Terkait
-
Seni Mengubah Hidup Lebih Ringan dan Bermakna di Buku Perbesar Otakmu
-
6 Sepatu Lokal Anti Pegal Buat yang Sering Jalan Kaki, Tak Kalah Empuk dari Brand Luar
-
Viral Warga Filipina Ramai-ramai Jalan Kaki Gegara BBM Langka-Transum Sulit
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Dikabarkan Menyerah dan Merapat ke Solo, dr Tifa Beri Jawaban Menohok Lewat 'Senjata' Baru!
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026