Suara.com - Buah dan sayur merupakan komponen terpenting dari pola makan sehat. Tetapi pernahkah Anda bertanya-tanya, berapa jumlah buah dan sayuran yang harus dikonsumsi setiap hari?
Nah, sebuah penelitian baru yang diterbitkan baru-baru ini oleh American Heart Association dalam jurnalnya Circulation mengungkap jawaban dari pertanyaan Anda. Mereka menganjurkan masyarakat untuk mengonsumsi lima porsi buah dan sayur setiap hari, yang terdiri dari dua porsi buah dan tiga porsi sayur.
Penelitian juga menemukan bahwa makan buah dan sayur sangat mendukung kesehatan jantung. Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa konsumsi lima porsi buah dan sayur sehari membuat Anda panjang umur.
Studi lain yang dilakukan oleh Imperial College of London juga mendukung aturan lima porsi buah dan sayur sehari. Para peneliti menyarankan beberapa makanan tertentu seperti apel, pir, jeruk, bayam, brokoli, kubis, dan kembang kol untuk nutrisi yang sehat.
Disebutkan bahwa mengonsumsi buah dan sayur yang sehat telah terbukti menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Buah dan sayur merupakan sumber utama vitamin, mineral, antioksidan, dan serat, yang sangat berkaitan dengan kesehatan. Mengonsumsi buah dan sayur dapat membantu Anda menjaga berat badan yang sehat, dan membantu mengurangi risiko terkena penyakit, seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, stroke, diabetes, kanker, dan penyakit jantung.
Buah dan sayur juga termasuk makanan rendah lemak, garam, dan gula, serta merupakan sumber serat makanan yang baik, yang dapat meningkatkan kesehatan usus. Tekstur, jenis, dan rasa buah dan sayuran yang berbeda dapat membantu mencapai keseimbangan antara cita rasa dan manfaat kesehatan yang didapat.
Jadi, mulailah coba untuk memasukkan sebanyak mungkin buah dan sayuran ke dalam makanan Anda sehari-hari ya. Dengan begitu, Anda selangkah lebih dekat menuju kesehatan yang baik.
Baca Juga: Ingin Panjang Umur dan Terhindar Penyakit Berbahaya, Coba Rutin Makan Cabai
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026