Suara.com - Batuk seringkali menjadi gejala awal yang menunjukkan ada suatu yang tidak beres di dalam tubuh. Terkadang batuk menjadi tanda penyakit ringan, namun bisa juga menjadi gejala penyakit berbahaya.
Seperti salah satunya penyakit kanker paru-paru. Seperti diketahui, dilansir dari Express UK, kanker paru-paru adalah salah satu jenis kanker paling serius yang harus didiagnosis.
Itu karena gejalanya cenderung dimulai saat kanker sudah cukup lanjut. Salah satu tanda peringatan dini kanker paru yang paling umum adalah batuk terus-menerus.
Batuk mungkin tidak kunjung sembuh setelah beberapa minggu, dan bisa berkembang menjadi batuk kronis.
Jika Anda mengeluarkan lendir atau dahak, Anda harus memeriksa warnanya. Dahak berwarna karat bisa menjadi tanda bahwa Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter.
"Banyak kanker paru-paru dini didiagnosis sebagai temuan kebetulan dengan tes untuk tujuan yang berbeda," kata Lung Cancer Foundation of America.
Tapi ketika mereka muncul, mengetahui tanda-tanda peringatan kanker paru-paru memungkinkan Anda untuk melakukan skrining lebih awal.
Seperti banyak diketahui, tubuh Anda menyebabkan dirinya sendiri untuk batuk untuk melindungi partikel apa pun agar tidak memasuki saluran udara dan paru-paru Anda. Batuk yang tidak kunjung sembuh atau memburuk menjadi batuk kronis, adalah salah satu gejala kanker paru-paru yang paling umum.
"Jika Anda batuk darah atau ludah / dahak berwarna karat, segera temui dokter Anda."
Baca Juga: Waspada, Dokter Sebut Kanker Paru Jarang Timbulkan Gejala di Awal
Tetapi hanya karena Anda batuk berdahak, itu tidak berarti Anda menderita kanker paru-paru.
Kebanyakan orang dengan batuk berdahak mengeluarkan dahak untuk membantu membersihkan saluran udara.
Dahak adalah sejenis lendir yang dibuat di paru-paru, dan diproduksi bahkan saat Anda merasa sehat.
Tetapi Anda lebih mungkin menyadarinya ketika Anda merasa tidak enak badan, atau jika Anda batuk parah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi