Suara.com - Air kelapa merupakan minuman menyegarkan alami dengan rasa manis seperti kacang. Tidak hanya enak tetapi juga dikemas dengan nutrisi dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga kadar gula darah tetap terkendali.
Dilansir melalui Healthshots.com, penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Medicinal Food juga menunjukkan bahwa air kelapa baik untuk penderita diabetes.
Berikut 6 cara di mana air kelapa dapat meningkatkan kadar gula darah dan juga membantu mereka yang menderita diabetes:
Meningkatkan laju metabolisme Anda
Air kelapa adalah pilihan yang bagus untuk meningkatkan laju metabolisme Anda. Ini meningkatkan perasaan kenyang, menjaga nafsu makan terkendali dan juga memudahkan pencernaan. Metabolisme yang meningkat membantu tubuh Anda mencerna makanan secara efektif.
Dikemas dengan nutrisi penting
Air kelapa mengandung beberapa nutrisi dan mineral. Ini kaya serat, kalium, kalsium, magnesium, natrium, dan zat besi. Komponen ini menjaga kadar gula darah tetap terkendali.
Meningkatkan sirkulasi darah
Sirkulasi darah yang buruk adalah masalah umum bagi mereka yang menderita diabetes. Ini dapat menyebabkan masalah penglihatan, kram otot, dan gagal ginjal. Air kelapa dikenal dapat meningkatkan sirkulasi darah dan menormalkan aliran darah dalam tubuh, memastikan Anda terhindar dari masalah yang terjadi karena sirkulasi darah yang buruk.
Baca Juga: Rasakan Manfaat Minum Air Kelapa bagi Tubuh
Membantu menurunkan berat badan
Kelebihan berat badan dapat menyebabkan masalah dengan kadar gula darah Anda. Selain itu, penderita diabetes seringkali mengalami kenaikan berat badan yang tidak biasa.
Tapi, air kelapa rendah kalori dan dikemas dengan bio-enzim yang dikenal bisa meningkatkan pencernaan. Minum air kelapa secara teratur membantu menghindari makan berlebihan, menurunkan jumlah kalori yang dikonsumsi.
Memiliki indeks glikemik rendah
Air kelapa memiliki indeks glikemik rendah dan mengandung jumlah gula alami yang sangat rendah yang tidak menyebabkan lonjakan kadar glukosa Anda.
Sumber serat yang kaya
Air kelapa kaya akan serat makanan dan juga mengandung asam amino, yang membantu mengontrol kadar gula Anda. Serat membantu pencernaan gula dalam tubuh Anda dan memperbaiki kondisi penderita diabetes. Jadi, berapa banyak air kelapa yang harus Anda minum setiap hari untuk mengatasi diabetes?
Air kelapa dikemas dengan nutrisi dan mineral serta memiliki indeks glikemik yang rendah. Terlebih lagi, ini lezat dan benar-benar alami! Karena semua alasan ini, sering direkomendasikan untuk penderita diabetes.
Namun, Anda perlu memilih jenis air kelapa tanpa pemanis dan membatasi asupan Anda hanya 1 hingga 2 cangkir setiap hari untuk membantu diabetes. Melebihi batas ini mungkin terbukti tidak sehat bagi Anda. Ingat, moderasi adalah kuncinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI