Suara.com - Makanan yang mengandung banyak karbohidrat bisa meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh, tak terkecuali roti. Padahal banyak orang suka mengonsumsi roti di pagi hari sebagai sarapan atau camilan pendamping teh panas.
Sayangnya dilansir dari Express, roti yang tersedia di pasaran pasti ada yang lebih tinggi serat dan lebih rendah gula. Karena itu, orang dengan diabetes seharusnya lebih berhati-hati dalam memilih dan membeli roti.
Roti gandum utuh dengan bahan berserat tinggi, seperti oat biasanya merupakan pilihan terbaik bagi penderita diabetes. Lalu, roti yang terbuat dari biji-bijian juga tidak mengandung gula tambahan yang biasanya jauh lebih sehat dibandingkan roti jenis lainnya.
Sebab, kontrol gula darah dalam tubuh ini penting bagi semua orang, terutama penderita diabetes tipe 2 dan orang yang tidak bisa memproduksi cukup insulin, hormon yang mengatur kadar gula darah.
Roti gandum hitam memiliki beberapa kualitas yang bisa membantu mengontrol gula darah. Roti gandum hitam cenderung memiliki warna yang lebih gelap, kuat dan rasa yang lebih bersahaja daripada roti putih dengan gandum biasa.
American Diabetes Association merekomendasikan penderita diabetes tipe 2 untuk memilih roti gandum 100 persen dibandingkan roti putih dengan gandum biasa.
Karena, jenis roti terburuk bagi penderita diabetes terbuat dari karbohidrat olahan, seperti tepung putih. Meskipun tepung putih terbuat dari biji-bijian yang dihaluskan, cara ini menghilangkan serat, vitamin dan mineral yang menyebabkan indeks glikemik lebih tinggi.
Terlebih, roti putih biasanya mengandung gula tambahan dalam proses pembuatannya. Selain roti putih, makanan tepung olahan lainnya juga telah terbukti buruk bagi penderita diabetes tipe 2.
Baca Juga: WHO: Pandemi Virus Corona Tidak akan Berakhir Tahun Ini Walau Ada Vaksin
Berita Terkait
-
Waspada Siklon dan Ancaman Penyakit! Hantavirus Mengintai, Diabetes Tipe 2 Ancam Anak Muda
-
Dulu Identik dengan Lansia, Mengapa Diabetes Tipe 2 Kini 'Hobi' Menyerang Remaja?
-
Promo RotiO Beli 1 Gratis 1 Spesial Anniversary, Nasabah BRI Merapat!
-
Sepasang Tangan dan Kaki dalam Shift Malam di Pabrik Roti
-
Kabur ke Bogor, Motif Pelaku Bacok Karyawan Roti di Cengkareng Ternyata Gara-gara Nyaris Senggolan!
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI