Suara.com - Perempuan dengan diabetes tipe 1 mungkin mengalami menstruasi lebih telat dan menopause lebih awal. Hal ini dinyatakan dalam sebuah penelitian yang disusun oleh para peneliti dari University of Pittsburgh.
Melansir dari Medical Xpress, hormon insulin memainkan peran penting dalam mengatur fungsi reproduksi perempuan. Dalam hal ini, penderita diabetes tipe 1 tidak membuat cukup insulin sendiri.
Untuk mengetahui hubungan antara diabetes tipe 1 dan reproduksi perempuan, para peneliti mengamati hampir 300 perempuan. Mereka membandingkannya dengan perempuan dengan diabetes tipe 1 dan yang tidak menderita diabetes.
Temuan menunjukkan bahwa dibandingkan dengan perempuan tanpa diabetes, mereka dengan tipe 1 mulai menstruasi lebih lambat dan memasuki menopause lebih awal. Para peneliti mengatakan kondisi ini terjadi karena kekurangan insulin dan kadar gula darah yang tinggi mengganggu fungsi normal sistem reproduksi perempuan.
Penulis penelitian mencatat bahwa temuan ini hanya berlaku untuk perempuan yang didiagnosis dengan diabetes tipe 1 sebelum mereka mulai mengalami menstruasi.
"Selain itu, diperlukan lebih banyak penelitian untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat dimodifikasi untuk meningkatkan kesehatan reproduksi mereka," penulis studi Yan Yi, dari University of Pittsburgh, dan rekannya.
Penemuan ini dipublikasikan secara online pada 1 Maret di Menopause, jurnal dari North American Menopause Society (NAMS).
"Studi ini menemukan bahwa perempuan dengan diabetes tipe 1 sebelum menstruasi pertama berisiko lebih tinggi memiliki waktu produktif dalam hal reproduksi yang lebih singkat," kata Dr. Stephanie Faubion, direktur medis NAMS.
"Memahami risiko ini dan menargetkan strategi pengurangan risiko yang tepat adalah kunci untuk mengoptimalkan kesehatan dan kualitas hidup para perempuan ini," tambahnya.
Baca Juga: 5 Diet Terbaik Perempuan Menopause untuk Menurunkan Berat Badan
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia