Suara.com - Jika Anda membeli masker untuk melindungi diri dari Covid-19, pilihlah yang terdiri dari tiga lapis. Para peneliti kini telah mengimbau kembali agar masyarakat menggunakan masker tiga lapis.
Melansir dari Medical Xpress, saran ini awalnya didasarkan pada penelitian yang menunjukkan bahwa tiga lapisan mencegah partikel kecil melewati pori-pori masker. Para peneliti kini telah menunjukkan bahwa masker bedah tiga lapis juga paling efektif dalam menghentikan tetesan besar dari batuk atau bersin agar tidak teratomisasi menjadi lebih kecil.
Tetesan batuk besar ini dapat menembus melalui masker lapisan tunggal atau ganda dan menyatu menjadi tetesan yang jauh lebih kecil. Penelitian ini telah diterbitkan pada jurnal Science Advances tanggal 5 Maret.
Tim mencatat bahwa masker satu dan dua lapis memang memberikan perlindungan dalam memblokir beberapa volume cairan tetesan asli dan secara signifikan lebih baik daripada tidak memakai masker sama sekali.
Secara rinci, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masker bedah satu lapis hanya membatasi sekitar 30 persen volume tetesan, masker dua lapis bekerja lebih baik membatasi sekitar 91 persen volume tetesan, sementara masker tiga lapis memiliki pengeluaran tetesan hampir nol atau membatasi tetesan hingga 100 persen.
Dengan penelitian ini, para peneliti berharap bisa memformulasikan ukuran pori masker yang ideal, ketebalan bahan, dan pelapisan ideal untuk digunakan oleh produsen agar menghasilkan desain masker yang efektif.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?